oleh

GPII Sultra Desak Pemerintah Bentuk Satgas, Demi Kepastian Informasi Covid-19

TOPIKterkini.com – Kendari : Simpang siurnya informasi terkait masuknya Orang Asing di provinsi Sulawesi Tenggara(Sultra) oleh para instansi pemerintah sontak membuat gaduh di kalangan masyarakat Sultra.

Pernyataan kedua lembaga terkait dalam Hal ini Kapolda Sultra dan Kemenkumham membuat publik binggung karena persepsi yang berbeda atas datangnya orang asing di sultra, minggu 16 maret 2020 kemarin.

Ketua Umum GPII Sultra, Muhammad Apriaddin, SH dalam realesenya (17/3). Mengatakan sangat menyayangkan terhadap kesimpang siuran berita yang di ucapkan oleh kedua lembaga itu mungkin ini disebabkan karena kurangnya koordinasi antara instansi terkait penanganan virus covid-19 yang mematikan ini. Namun bukan itu “Bukan Persoalanya,” Pihaknya ingin adanya Pengelolaan informasi harus terkonfirmasi dan disetujui oleh instansi yang diberi tanggung jawab agar berita yang keluar itu benar (Faktual).

“Pembentukan Satgas Bersama menjadi hal penting saat ini biar tak ada lagi pemberitaan yang membingungkan masyarakat,” harap Ketua Umum GPII Sultra, Muhammad Apriaddin, SH.

Lanjutnya, GPII Sultra tidak dalam menyalahkan pemerintah dan instansi terkait, tapi menawarkan langkah responsif terkait penanganan dan pemberitaan yang faktual dan bisa dipertanggung jawabkan.

“Kami tidak dalam menyalahkan pemerintah dan instansi terkait tapi kami hanya menawarkan langkah responsif terkait Penanganan dan Pemberitaan yang faktual dan bisa dipertanggung jawabkan,” tutupnya.

Laporan : Darman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed