oleh

ODP dan PDP COVID -19 Meningkat Pesat di Sultra, PKC PMII Sultra Bereaksi

TOPIKTERKINI.COM KENDARI: Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), meningkat pesat dengan jumlah 982 Orang dalam Pemantauan (ODP) dan 15 Pasien dalam Pengawasan (PDP). Perihal itu ditanggapi oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sultra.

Menurut Ketua PKC PMII Sultra, meningkat pesatnya ODP dan PDP di Sultra merupakan masalah serius yang harus ditanggapi secara cepat oleh Pemprov Sulawesi Tenggara, pasalnya perkembangan signifikan ini tidak dibarengi dengan kesiapan pihak pemprov dalam upaya mengatasi.

“Ini adalah angka yang sangat signifikan, harusnya Pemprov Sultra segera bereaksi dengan berkoordinasi dengan pemerintah pusat ataupun punya langkah taktis sendiri dalam mengatasi persoalan ini, pasalnya penanggulangan penyebaran Virus Corona di Sultra ini masih sangat longgar,” Ucap Ketua PKC PMII Sultra, Erwin Gayus. Selasa (24/3/20).

BACA JUGA: Bawa lari ke Konawe, Pria asal Bone Setubuhi anak dibawah umur 3 kali diatas Kapal Fery

Erwin mengatakan, bahwa longgarnya pengawasan dan penanggulangan penyebaran virus ini dikarenakan status ODP masih dilakukan karantina di rumah masing-masing tanpa SOP pengawasan yang jelas.

“Pemprov Sultra mestinya menyiapkan sebuah gedung yang bersifat Alternatif untuk melakukan karantina terhadap beberapa orang yang berstatus ODP. Karena jika mereka masing-masing di isolasi di rumah sendiri, tidak ada yang tahu mereka terinfeksi atau tidak, yang nantinya bisa berakibat fatal dalam penyebaran jika mereka benar terinfeksi,” kata Erwin

Berdasarkan data yang disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra, Rabiul Awal, Senin (23/3), pukul 20.45 WITA, jumlah ODP di Sultra yang awalnya berjumlah 172 orang meningkat menjadi 982 orang.

Sedangkan untuk PDP, data awal adalah 9 orang dan meningkat menjadi 15 orang. Sedangkan yang dinyatakan positif tetap 3 orang dan tidak ada penambahan.

“Kami sebagai Warga Sultra sangat mengharapkan kerja cepat Pemprov Sultra, dikarenakan sudah ada kabar meninggalnya satu orang berstatus PDP di RS Bahteramas, sehingga ini adalah hal yang sangat krusial, dan ini adalah bukan hal mudah bagi Pemprov Sultra, harus ada dukungan dari masyarakat sultra untuk mendengar imbauan yang disampaikan pemprov,” tukas Erwin

BACA JUGA: Janda Miskin dan Lima Anak di Desa Lapao Pao Kolaka, Butuh Uluran Tangan

Untuk diketahui, Berikut data sebaran orang berstatus ODP dan PDP Corona di Kabupaten/Kota Se-Sultra:
1. Kota Kendari : 80 ODP, 9 PDP
2. Konawe : 54 ODP
3. Konawe Utara: 10 ODP
4. Kolaka Timur: 21 ODP
5. Kolaka: 5 ODP, 1 PDP
6. Kolaka Utara: 52 ODP
7. Bombana: 219 ODP
8. Wakatobi : 3 ODP
9. Baubau : 158 ODP
10. Buton: 94 ODP
11. Buton Utara: 52 ODP
12. Muna: 24 ODP
13. Muna Barat: 47
14. Buton Tengah: 214 ODP

Dua orang berstatus PDP dan diisolasi di RS Bahteramas Kendari berasal dari Jakarta dan Sulawesi Tengah (Sulteng). tutupnya.

Laporan : Darman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed