oleh

Puskesmas Bulusibatang dan AMPI Jeneponto Bersama Lakukan Promosi Kesehatan.

TOPIKterkini.com-Jeneponto-Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto melaksanakan kegiatan promosi kesehatan serentak di sembilan belas puskesmas Sekabupaten Jeneponto dengan menggandeng beberapa lembaga yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat Sipil (OMS).

Demikian juga halnya yang dilakukan oleh Puskesmas Bulisibatang Kabupaten Jeneponto, bermitra dengan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Jeneponto, (Selasa, 21/04/2020).

Penanggung jawab kegiatan promosi kesehatan Puskesmas Bulusibatang mengungkapkan tujuan kegiatan ini adalah sebagai stimulus kepada masyarakat dan bagian dari bentuk Edukasi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sporting, stimulus, edukasi dari tenaga medis dan pemerintah Desa kepada masyarakat” ungkap Murni Muhammad Kepala Puskesmas Bulusibatang.

Menurutnya kagiatan promosi kesehatan hari ini telah menyasar seluruh pelosok desa yang menjadi wilayah kerja dari Puskesmas Bulusibatang
“Giat teman-teman PKM dan relawan hari ini menyisir seluruh pelosok desa yang menjadi bagian dari wilayah kerja puskesmas, tapi kami menyadari kegiatan seperti ini masih perlu ditingkatkan dengan model kegiatan yang lain”, terangnya.

Sementara itu Abdul Rahmat Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Jeneponto mengaku jika pihak puskesmas dan pemerintah desa sangat responsif dengan kegiatan promkes ini.
“Saya mengapresiasi respon dari pihak puskesmas dan pemerintah desa dalam proses pencegahan Covid-19 di Desa Bulusibatang ini” akunya melalui pesan WhatsApp.

 

Pihak AMPI yang ikut serta dalam kegiatan promosi kesehatan Puskesmas Bulusibatang terjun dengan menyiapkan APD berupa masker yang akan dibagikan kepada masyarakat.
“Kami dari AMPI sebagai Mitra kolaborasi di kegiatan promosi kesehatan ini menyiapkan APD berupa masker yang kami bagikan kepada masyarakat yang berada di lokasi sosialisasisosialisasi, melihat kondisi dilapangan kami berharap ada kegiatan serupa yang berkesinambungan, kami juga mengharapkan kepada pemerintah setempat untuk lebih memperketat screening dibatas-batas desa”. Tutupnya.(*) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed