oleh

Kades Balang Baru Laporkan Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Pemerasan yang mencatut nama Kapolres dan Kasat Reskrim

JENEPONTO – TOPIKTERKINI.COM | Darman Patta kepala desa balang baru tarowang resmi melaporkan kasus tindak pidana dugaan penipuan dan pemerasan yang mencatut nama kapolres dan kasat Reskrim polres jeneponto yang terjadi pada tanggal 4/5/2020 sekitar pukul 13.oo wita di desa Bontomanai kecamatan Rumbia kabupaten jeneponto sul-sel.

Kades Balang Baru Laporkan Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Pemerasan yang mencatut nama Kapolres dan Kasat ReskrimKepala Desa Balang baru melaporkan  dugaan percobaan  penipuan dan pemerasan terhadap dirinya yang mengatas namakan kapolres dan Kasat reskrim di mapolres jeneponto sesuai Tanda bukti laporan yang bernomor TBL/76/V/2020/RESKRIM di bagian unit Tipidum Sat reskrim polres jeneponto yang diterimah langsung oleh Brigpol Muliadi NRP.87091035 selasa  5/5/2020.

Darman Patta kepala desa Balang baru Tarowang dalam keterangannya di depan polisi mengungkapkan sebuah permintaan dana mengatas namakan kapolres dan kasat Reskrim polres jeneponto.

Awalnya pak camat Tarowang yang di telpon oleh pelaku yang mengatas namakan Kasat Reskrim polres jeneponto, dia meminta kepada camat telpon saya dan memberikan nomor Hp pelaku “kata pak desa balang baru Darman Patta

Ia mengatakan saat menghubungi nomor Hp, dia diarahkan untuk bicara langsung dengan berikan nomor Hp yang katanya nomor Hp kapolres jeneponto AKBP Ferdiansyah

Sekitar pukul 13.00 wit, saya telpon nomor itu dan saya bicara langsung dengan nomor yang mengatas namakan kapolres jeneponto AKBP Ferdiansyah, dia minta untuk dibantu di kirimkan uang sebanyak 25 juta, tapi saya bilang hanya 10 juta yang ada dananya disuruh transfer ke Kabid KEU Polda sul-sel atas nama ibu Asti Novita AC. 053401015144507 bak BRI.

Namun untung tidak ada saldo dalam ATM saya dan juga stafku meyakinkan bahwa itu modus penipuan “jelas Darman Patta”.

Seiring dengan hal tersebut Imbauan kapolres jeneponto AKBP Ferdiansyah melalui Kabag Humas polres jeneponto AKP Sahrul, dalam imbauannya kepada masyarakat dan seluruh pejabat dikabupaten jeneponto agar tidak muda percaya terhadap orang yang maupun kelompok yang mengatas namakan Kapolres jeneponto, dengan maksud dan tujuan untu meminta bantuan atau sumbangan, agar dicatat nomor HP orang tersebut, dan laporkan kekantor polisi terdekat atau Bhabinkamtimas untuk dilakukan penyelidikan “pungkasnya”.

Laporan : Mahmud Sewang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed