oleh

Derita Warga Morombo Pantai, Pasca Ditutupnya Perusahaan Tambang PT. Bososi

TOPIKterkini.com – Kendari | Pasca di tutupnya perusahaan tambang nikel PT. Bososi Pratama (BP) menjadikan penderitaan bagi warga Desa Morombo Pantai, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara. Sebab, tidak lagi mendapatkan dana konvensasi dalam memenuhi kebutuhan ekonominya.

Kepala Desa Morombo Pantai, M. Aras mengatakan, sejak perusahaan PT. Bososi Pratama tidak melakukan aktivitas penambangan material biji nikel mengakibatkan masyarakat morombo pantai bertambah miskin.

“Perekonomian masyarakat morombo pantai akan lumpuh dan masyarakat sekitar bertambah miskin karena mayoritas warga mencari nafkah di perusahaan tambang PT. Bososi Pratama,” ungkap Kades M. Aras. (15/5/2020).

Menurut Kades M. Aras, bahwa perusahaan PT Bososi Pratama adalah perusahaan tambang nikel yang patuh terhadap pengelolaan sosial dan kesejahteraan masyarakat desa morombo pantai.

“Keberadaan PT Bososi Pratama di Desa Morombo Pantai, telah memberikan asas manfaat besar kepada warga dan rutin mengucurkan dana konvensasi sebagai bentuk kepedulian sosial sehingga kebutuhan masyarakat sekitar dapat terpenuhi,” tutur M. Aras.

Selain itu, dengan mewabahnya Covid-19 tentu masyarakat kebingungan mencari nafkah. Sementara perusahaan yang diharapkan bisa membantu dalam memenuhi kebutuhan ekonominya, namun kini sudah tidak beroperasi lagi. Padahal penghasilan besar warga ada di perusahaan PT. Bososi Pratama.

“Penghasilan dan pendapatan warga morombo pantai ada di perusahaan PT Bososi Pratama. Dan ini merupakan kemaslahatan masyarakat sulawesi tenggara khususnya konawe utara bukan untuk kepentingan segelintir orang,” pungkasnya.

Atas dasar itu, kami sebagai pemerintah desa morombo pantai meminta kepada penegak hukum dan pemerintah terkait agar sekiranya segera di operasikan PT Bososi Pratama sehingga masyarakat kembali mendapatkan kesejahteraan. Harap Kades M. Aras.

Laporan : Darman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed