oleh

Kecamatan Paleleh Pertama Realisasikan BLT Dana Desa Dampak Covid-19 di Kabupaten Buol

TOPIKTERKINI.COM – SULTENG | Dari 11 Kecamatan di Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah, Kecamatan paleleh adalah Kecamatan pertama realisasikan Bantuan Langsung Tunai ( BLT – DD ) dimulai dari Desa Umu Desa ujung timur Kabupaten Buol yang berbatasan dengan Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo(30/4/20)

Hal ini sebagai bukti keseriusan Pemerintah kecamatan Paleleh Kabupaten Buol untuk mengawal dan mengarahkan prosedur Dana Desa kepada Pemerintah di 12 Desa dalam wilayah Kecamatan Paleleh,ungkap Camat Paleleh
Lukman,SP saat ditemui media topik terkini usai upacara prosesi pemakaman ASN pensiunan BKKBN Kabupaten Buol Alm. Anwar.K Isimu di Desa Lilito selasa,(19/5/2020).

“Strategi awal kami mulai dengan perencanaan dan pendampingan untuk percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) ,kamipun melakukan proses asistensi APB Desa tidak melepas penuh kepada Desa Desa berdasarkan ketentuan .Strategi berikut bahwa penganggaran Dana Desa untuk penanggulangan Covid-19 di kecamatan Paleleh kami berlakukan anggarannya secara gelondongan,ini di maksudkan agar pemerintah Desa tidak kaku ketika muncul pembiayaan tidak terduga kebutuhan pencegahan dan penanganan Covid -19 seperti Masker, Desinfektan, Alat Pelindung Diri (APD) jika terjadi fluktuasi harga,” Jelasnya.

“Pemerintah Kecamatan juga melakukan pendampingan terhadap percepatan pencairan Dana Desa (DD) dan pendampingan terhadap pendataan penerima Bantuan Langsung Tunai di setiap Desa.”Tambahnya.

Diungkapkannya pula bahwa sebenarnya proses APB Desa di kecamatan Paleleh sudah lebih awal rampung,namun terkendala dengan regulasi dari pemerintah pusat yang berubah ubah.

“Misalkan sdh di APB Desa untuk bantuan sembako tiba2 ada aturan harus di rubah ke Bantuan Langsung Tunai sehingga harus di lakukan kembali perubahan pergeseran program dalam postur APB Desa.”tambahnya.

Kata Lukman bahwa percepatan realisasi Bantuan Langsung Tunai di Kecamatan Paleleh tentunya tidak terlepas juga dari peran aktif dari fasilitator pendamping Kecamatan dan Desa, unsur terpadu TNI/POLRI,UPTD Puskesmas dan dinas Pertanian yang di libatkan dalam proses asistensi.

Camat Lukman berharap kerjasama yang baik antara pemerintah dan elemen masyarakat adalah kunci pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Paleleh. Tutupnya.

Laporan: Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed