oleh

Satu Warga Bulukunyi Takalar Positif Covid-19, Diduga Tertular Saat Melayat

Takalar, TOPIKterkini.com – Tim Gugus Covid 19 Takalar melakukan tracking untuk mencegah penularan terhadap keluarga pasien positif di kelurahan Bulukunyi, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sabtu (30/05/2020).

Diketahui, kasus positif Covid 19 Takalar kembali bertambah, setelah KT (47) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang merupakan warga dusun Parang Labbua, kelurahan Bulukunyi, kecamatan Polongbangkeng Selatan dinyatakan terpapar virus corona atau Covid-19, usai melayat ke tetangganya yang meninggal dua pekan lalu. Sepekan berlalu, KT kembali melayat ke tetangganya yang meninggal. Dalam dua kematian itu, banyak kerabat almarhum yang datang dari Makassar.

Usai melayat, pasien positif merasakan demam, batuk, dan sesak nafas. Ia pun memeriksakan diri ke Puskesmas Bulukunyi, Rabu (20/05) lalu. Tak kunjung membaik, KT pun memeriksakan diri ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle, pada Sabtu (23/05).

Oleh RSUD Takalar,  pasien pun dirujuk ke RS Dadi, Makassar untuk perawatan lebih lanjut. Empat malam di RS Dadi, KT dinyatakan positif terpapar virus mematikan itu.
“Kemarin kita dapat informasi dari Dinkes Sulsel menyatakan bahwa saudari KT positif, pasien dirawat di RS Dadi sebelumnya dua malam di RSUD Takalar,” kata Ketua Gugus Covid 19 Takalar dr Rahmawati, Sabtu (30/05/2020).

Ia pun membenarkan jika pasien memiliki riwayat melayat ke rumah tetangganya yang meninggal dan dihadiri banyak kerabat dari Makassar. Rahmawati mengatakan, pasien positif merasakan sakit berselang hari usai dari melayat.

“Jadi sempat melayat ke orang meninggal, kebetulan ada tetangganya yang meninggal pekan lalu,” kata Rahmawati.

Untuk mencegah penularan, Tim Gugus Covid Takalar hari ini melakukan tracking dan pemeriksaan terhadap kerabat dekat pasien positif.

Lurah Bulukunyi Muhammad Nur membenarkan jika ada warganya yang dinyatakan terpapar Covid 19. Saat ini kata dia, Tim Gugus Covid-19 tengah berusaha melakukan tracking agar virus berbahaya itu tidak menular ke warga lainnya.

“Ada warga kami yang dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini bersama Tim Gugus Covid Takalar melakukan tracking terhadap keluarga pasien positif, kita doakan semoga belum ada keluarganya yang tertular,” kata Muhammad Nur.

(Ak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed