oleh

Upaya Tertib Restribusi Pedagang Pasar, Ini yang Dilakukan Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Takalar

TAKALAR, TOPIKterkini.com – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Takalar bersama jajaran Bidang Perdagangan menggelar kegiatan penempelan sticker lunas retribusi bagi pedagang Pasar Sentral yang menyewa ruko dan kios, Rabu (3/6/2020).

Penempelan sticker ini dalam rangka tertib retribusi di Pasar Sentral Takalar. Tak tanggung-tanggung Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Takalar terjun langsung melakukan penempelan sticker lunas retribusi di kios dan ruko para pedagang.

“Kami bersama jajaran Bidang Perdagangan turun melakukan penataan kios dan ruko di Pasar Sentral Takalar. Kami tempeli sticker bagi pedagang yang kios dan rukonya sudah lunas retribusi, sudah mengisi Formulir Pengisian Sewa dan MoU Sewa,” pungkas H. Basri Sulaiman.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan H. Basri Sulaiman didampingi Kepala Bidang Perdagangan Muhammad Ilham Tarru dan seluruh personal Bidang Perdagangan, Kepala Pasar Sentral serta anggotanya.

“PAD sewa ruko dan kios di pasar sekitar 400 juta rupiah. Inilah yang ingin kami tertibkan lewat prosedur dan tata cara yang lebih administratif berdasarkan aturan yamg berlaku. Hal ini agar ada upaya preventif dan persuasif ke penyewa ruko dan kios,” tambah H. Basri Sulaiman.

“Banyak juga pedagang yang menyewa ruko dan kios di Pasar Sentral ini membandel, tak mau bayar sewa, menambah luas ruko dan kios sehingga mengganggu ketertiban. Kami turun ini dalam upaya mensosialisasikan dan berbincang dengan para pedagang. Pendekatan persuasif menjadi salah model penyelesaian ini,” terangnya.

Pedagang di Pasar Sentral Takalar dengan berbagai jenis jualan, mulai kuliner, pakaian, cafe, warkop, peralatan rumah tangga hingga kebutuhan dapur dan lain-lain.

Sementara itu, Muh. llham selaku Kabid Perdagangan saat ditemui dilokasi menuturkan bahwa “Ini upaya-upaya konkrit yang kami lakukan, selain petunjuk dari BPK perihal penataan aset pemda dan pembuatan surat perjanjian untuk sewa ruko dan kios tahun 2020, ini juga merupakan bagian dari upaya tata kelola retribusi yang lebih transparan dan akuntabel. Karena selama ini ada kecurigaan bahwa sewa ruko dan kios diambil oleh oknum tertentu. Tapi dengan model yang kami lakukan ini, semoga penyimpangan yang ada dapat dideteksi dan ditindak lebih awal. Kegiatan penempel sticker ini akan berlanjut di pasar-pasar yang lain. ” imbuhnya.

Beberapa pemilik ruko dan kios kaget dengan kedatangan Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan bersama rombongan. Ada pula yang sudah paham karena telah dilakukan sosialisasi sebelumnya.

“Kami tegaskan bahwa jika ada yang tak ingin taat atas aturan baru ini, maka sanksinya jelas yakni surat teguran sebanyak 3 kali dan penyegelan ruko dan kios yang akan kami lakukan bersama Satpol PP selaku Tim Penegak Perda” tegas H. Basri Sulaiman.

(AJM/Ak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed