oleh

LRSODHIV Pangurangi Membagikan 40 Paket Bantuan Pangan ODHIV Di Jeneponto

TOPIKTERKINI.COM-JENEPONTO-Bantuan pangan Covid-19 khusus untuk orang dengan HIV (ODHIV) di Kabupaten Jeneponto hari ini dikucurkan oleh Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (LRSODHIV) Pangurangi Kabupaten Takalar. (Kamis, 04/06/2020).

Bantuan pangan tersebut diberikan kepada 40 ODHIV yang ada di Kabupaten Jeneponto, bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto. Pengalamen Surbakti Kepala Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (LRSODHIV) saat serah terima bantuan pangan tersebut mengungkapkan program ini adalah bentuk kerja sama institusinya dengan stakeholder yang giat di issu HIV/AIDS.
“Program ini merupakan bentuk kerja sama kami dengan dinas kesehatan dan NGO yang bergerak di Issu HIV, kedepannya kita akan lakukan kegiatan pemberdayaan untuk teman-teman ODHIV” terangnya.

Ditambahkan pula olehnya jika Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (LRSODHIV) memiliki beberapa program.
“Kami di LRSODHIV pada dasarnya memiliki tuhas pokok yakni melakukan rehabilitasi sosial kepada ODHIV, dan program kami salah satunya adalah tine bound shaleter, progrea berbasis jejerang, bantuan rehabilitasi bertujuan, family support dan social care khusus untuk ODHIV “, terangnya.

Syamsul Bachri NGO YPKDS saat menyalurkan bantuan pangan kepada ODHIV.

Ditempat terpisah NGO Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS) , Syamsul Bachri yang selama ini aktif melakukan pendampingan kepada orang dengan HIV/AIDS mengungkapkan apa yang dilakukan oleh LRSODHIV ini merupakan hal positif buat kelompok dampingannya.
“Di Jeneponto ODHIV yang kami dampingi itu ada 80 an orang dari dari 100 kasus. Dari 80 dampingan tersebut hari ini untuk tahap awal ada 40 dampingan yang mendapatkan bantuan pangan, insya Allah tahap selanjutnya sesuai pembicaraan dari LRSODHIV akan diberikan kepada yang belum mendapatkan”terangnya.

Syamsul Bachri yang sejak 2009 bergelut diissu HIV/AIDS berharap agar kedepannya lebih banyak lagi perhatian yang diberikan kepada ODHIV.
“Saya pribadi sangat berharap agar teman-teman ODHIV dapat lebih diperhatikan, terlebih untuk jaminan kesehatan mereka sebab masih ada ODHIV yang belum memiliki jaminan kesehatan dan mereka termasuk masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi”tutupnya.(*) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed