oleh

Ternyata Anggaran Rp 81,5 M Dinkes NISUT Pada Tahun 2019, Tak Mampu Tuntaskan Kasus Gizi Buruk

TOPIKTERKINI-NIAS UTARA –Sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Nias Utara yang digelar pada Jum’at(29/05/2020), menguak banyak fakta. Salah satunya adalah soal kasus gizi buruk yang masih di dapati di Kabupaten Nias Utara. Hal ini menjadi bukti bahwa sebagian masyarakat Nias Utara masih berada di bawah garis kemiskinan.

Dalam paparan legislatif, terungkap bahwa pada tahun 2018 terdapat 12 kasus gizi buruk dan sebanyak 10 kasus pada tahun 2019. Padahal, sebelumnya pemerintah berkomitmen menekan angka gizi buruk hingga ke angka 1 pada tahun anggaran berjalan.

Sementara dari sisi anggaran, Dinas kesehatan (Dinkes) memperoleh alokasi yang tidak sedikit. Dalam draft APBD TA 2019, Dinkes memperoleh jatah anggaran sebesar Rp 81.505.336.654 untuk memuluskan program dan kegiatannya. Alhasil, anggaran tersebut tidak memberikan dampak signifikan bagi perbaikan kesehatan masyarakat menurut pandangan legislatif.

Dalam APBD 2019 dijabarkan, sebagian besar alokasi anggaran Dinkes diperuntukkan untuk biaya perjalanan dinas. Setiap pejabat teras di Dinkes mendapat jatah SPPD, baik ditingkatan dinas maupun ditingkatan bidang.

Untuk diketahui, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nias Utara mengabdi di Dinkes. Dan mendapat posisi sebagai kepala bidang pelayanan. TIM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed