oleh

Terseret Sejauh 30 KM, Dua Mayat Korban Tanah Longsor Rumbia Telah di Identifikasi

TOPIKTERKINI.COM-JENEPONTO | Total dua mayat telah ditemukan di aliran sungai Desa Sapanang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Mayat pertama ditemukan pada tanggal 14/06/2020 sore sekitar pukul 15.30 wita dan mayat kedua ditemukan pada 15/06/2020 sekitar pukul 09.50 wita. Kedua mayat tersebut diduga merupakan korban bencana alam tanah longsor Kecamatan Rumbia yang terjadi pada jumat, 12/06/2020 yang lalu.

Pelaksana Tugas Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, menyebutkan mayat tersebut ditemukan dalam kondisi sebagian tubuhnya tertimbun pasir, diduga terseret arus pasca banjir dan longsor dua hari lalu di Desa Rumbia.

“Diduga merupakan salah satu korban bencana alam tanah longsor dan banjir di Desa Rumbia, jenazah sudah dievakuasi ke rumah sakit setempat,” ujarnya, Senin (15/6/2020).

Berselang beberapa lama waktu kemudian itu Tim DVI Biddokkes Polda Sulawesi Selatan, Komisaris Polisi Joko Maharto mengatakan telah berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban longsor di Kampung Beru, Desa Rumbia. Keduanya adalah Abu (55) dan Alam (14).

“Ditemukan kemarin sore Abu yang berjauhan dengan ditemukannya Alam. Penemuan mayat dengan titik longsor kurang lebih 30 kilometer,” ujar Joko.

Selanjutnya kedua jenazah tesebut dilakukan penyerahan ke pihak keluarga korban yang berada di Kecamatan Rumbia, untuk dilakukan proses pemakaman.

Saat melakukan penyerahan Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Asisten III, Daming Sewang, menyerahkan jenazah korban longsor ke pihak keluarga korban disaksikan pihak kepolisian, rumah sakit, dan pemerintah Kecamatan Rumbia.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jeneponto, jenazah ini saya serahkan dan untuk dimakamkan secara adat dan Islam,” tutur Daming.(*)

Laporan: Usman Lompo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed