oleh

Belum Terima BLT DD dan Bansos, 52 KK Warga Dusun IV Desa Busak 1 Tuding Kades Tebang Pilih

TOPIKTERKINI.COM – BUOL | Sejumlah 52 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun IV Desa Busak 1 Kecamatan Karamat Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah keluhkan kadesnya yang hingga penyaluran tahap II Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) Bantuan Sosial Tunai (BST), maupun Program Keluarga Harapan (PKH), tidak terdaftar sebagai penerima bantuan jejaring sosial pemerintah termasuk bantuan sosial lainnya seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Pra Kerja.

Belum Terima BLT dan Bansos, 52 KK Warga Dusun IV Desa Busak 1 Tuding Kades Tebang PilihUmar MY Batalipu, Kasman K. Fajar dan Samsudin Manggesa perwakilan warga dusun IV kepada Topikterkini, jumat (26/6/2020) membeberkan kejanggalan tidak terdaftanya 52 KK sebagai penerima BLT maupun Bansos.

“Kami ini warga dusun IV yang berpendapatan kecil, berprofesi sebagai nelayan maupun petani tradisional dimana penghasilan kami sebagai nelayan maupun petani sangat terdampak akibat pandemi Covid-19,mestinya jadi prioritas penerima bantuan,namun 2 kali sudah penyaluran BLT maupun Bansos belum terdaftar sebagai penerima,”Keluhnya.

Dikatakan pula oleh perwakilan 52 Kepala Keluarga dusun IV tersebut,bahkan ada beberapa warga penerima BLT-DD juga menerima bantuan lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), perangkat Desa malah terdaftar sebagai penerima yang lebih miris lagi ditemukan data nama penerima bantuan yang orangnya sudah meninggal dunia sekitar 3 tahun yang lalu.

“Kami yang 52 KK ini pertama di data oleh kepala dusun IV bahkan kata kadus pasti kami akan terimah, kenyataannya hingga saat ini tak satupun kami yang 52 Kepala Keluarga terdaftar sebagai penerima BLT atau Bansos justru yang di data diakhir sudah terima, Sampai saat ini pun kepala Desa Busak 1 Samsudin, La’ana tidak pernah menyampaikan alasan kami yang 52 Kepala Keluarga tidak terdaftar sebagai penerima BLT atau Bansos,”Ungkap ke tiga perwakilan warga tersebut.

Ditambahkan oleh ketiga perwakilan warga dusun IV tersebut meyakini kalau mereka tidak dimasukan sebagai penerima bantuan BLT-DD atau Bansos ada unsur politik karena 52 Kepala Keluarga tersebut bukanlah pendukung Kepala Desa di Pilkades lalu sehingga nama nama penerima seperti dipilih pilih atau tebang pilih sekalipun mengabaikan aturan.

“Kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Buol segera menyikapinya dan mencarikan solusi.” Harap mereka.

Kepala Desa Busak 1 Samsudin La’ana. dikonfirmasi via hand phone (0851xxxx) jumat,(26/6) minggu(28/6)hingga senin, (29/6)tidak menjawab telpon dan sms.

Reporter: Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed