oleh

Dikepung Banjir, Ratusan Rumah di Banggai Terendam

TOPIKTERKINI.COM – BANGGAI: Ratusan rumah di Tiga Kecamatan tersendam banjir sejak Sabtu pagi (25/7/2020). Banjir tersebut di sebabkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi sejak sabtu dini hari. Akibatnya 8 desa di Tiga kecamatan wilayah pesisir Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah terendam banjir.

Informasi yang di peroleh media ini menyebutkan. ke Delapan desa yang terendam banjir yakni, Desa Minangandala dan Desa Ranga Ranga, Kecamatan Masama. Desa Bantaiyan, Kecamatan Luwuk Timur. Desa Bone Balantak, dan Desa Masing, Kecamatan Batui Selatan. Desa Toili dan Desa Saluan, Desa Sidoharjo Kecamatan Moilong. Serta Desa Huhak, Kecamatan Bunta.

Dikepung Banjir, Ratusan Rumah di Banggai Terendam
Banjir di Desa Masing, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Dandim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Inf Fanny Pantouw melalui Danramil 1308 – 03/ Batui Kapten Inf  Dwikaryo Basuki menyampaikan, untuk jumlah rumah yang terdampak banjir di Desa Toili, Dusun Kayuku sebanyak 7 rumah terdampak banjir. Sedangkan di Desa Saluan sebanyak 10 lebih rumah warga terendam banjir. Begitu juga akses jalan serta ikut tersendam air dengan ketinggian 30 – 50 Cm. banjir terjadi sejak pukul 09.00 wita dan baru surut sekitar pukul 13.00 wita.

Sedangkaan banjir yang terjadi di Desa Masing dan Desa Bone Balantak, Kecamatan Batui Selatan, terjadi sekitar pukul 10.30 wita. Di Desa Bone balanta sedikitnya 13  rumah warga yang terendam ari dengan ketinggian 20 – 50 Cm. sedangn di Desa masing seidikitnya 15 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggia 30 – 50 Cm.

Terpisah Danramil 1308 – 01/ Luwuk, Kapten Inf Supartono menyampaikan, banjir yang terjadi di Desa Bantaian terjadi sekitar pukul 11.00 wita, sedikitnya 10 rumah warga terendam air. bbegitu juga dengan akses jalan penghubung Luwuk – Balantak ikut terendam air dengan ketinggian sekitar 70 Cm.

Sementara itu, banjir yang langganan yang terjadi di Desa Minanganndala dan Desa ranga rangan sedikitnnya 60 rumah warga yang terendam. Banjir tersebut terjadi sekitar pukul 14..00 WIta. Banjir tersebut disebabkan intensitas curah hujan yang cukup tinggi sehingga sungai minangandala dan sungai ranga ranga meluap dan merendam pemukiman serta lahan sawah. banjir tersebut tidak menelan korban jiwa.

Infromasi yang diterima media ini, di Kecamatan Bunta Desa Huhak, terjadi banjir beserta material lumpur  menerjang rumah warga. Banjir dan material menutup badan jalan trans Sulawesi.

Laporan: Ahmad Labino/Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed