oleh

Dinilai tidak Harmonis, Kelompok Cipayung kota Gunungsitoli akan tarik dukungannya kepada KNPI

TOPIKTERKINI.COM – GUNUNGSITOLI| Komite Nasional Pemuda Indonesia atau di singkat KNPI yang ada dikota Gunungsitoli diterpa isu kurangnya komunikasi dengan Organisasi mahasiswa, membuat kelompok Cipayung akan tarik dukungannya, Senin 26/07/2020.

Hal ini terlihat ketika sejumlah Organisasi kelompok Cipayung tidak hadiri Acara HUT KNPI yang Ke 47 di Kota Gunungsitoli yang dilaksanakan di kantor KNPI yang terletak di Jln Gomo,
Membuat kesan adanya ketidak harmonisan

Menurut Joko Puryanto Mendrofa Ketua DPC GMNI Gunungsitoli-Nias saat dikonfirmasi awak media menyampaikan

“Pada dasarnya kita dari GMNI selalu mendukung setiap kegiatan dan program KNPI Gunungsitoli, Namun kami juga sangat sayangkan sikap KNPI yang terkesan meniada GMNI pada hal KNPI itu lahir dari kelompok Cipayung itu sendiri, itu sejarahnya”

Kemudian, Pada kegiatan HUT KNPI ke 47 Kita di undang melalui Pesan singkat Via Whatsapp ketua KNPI Tanpa disertai setempel dan tanda tangan pengurus pada hal KNPI itu Organisasi besar, artinya undangan tersebut tidak resmi dan bersifat undangan secara individu atau pribadi, Untuk itu kami dari GMNI akan berpikir lagi tentang KNPI ini kedepan, Ucap ketua DPC GMNI dengan nada tegas,

Hal yang sama juga disampaikan Sepriman Zai Ketua BPC GMKI Gunungsitoli dalam komentarnya menyampaikan,

” Sebenarnya kita berharap KNPI Gunungsitoli itu jangan lupa dengan sejarah lahirnya KNPI itu sendiri, Apalagi ketua KNPI Gunungsitoli dari kelompok Cipayung, dan kita dari GMKI termaksud salah satu yang merekomendasikan namun sampai saat ini kita melihat KNPI tidak bisa membangun komunikasi dengan GMKI dan kita melihat juga beberapa kegiatan yang dilaksanakan diduga tidak maksimal,

Tambahnya, kita dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesian pada Hut KNPI yang ke 47 ini tidak ikut hadir merayakannya Karena kita tidak di undang yang bersangkutan. Tuturnya Ketua BPC GMKI Gunungsitoli.

Sampai berita ini diterbitkan Ketua KNPI kota Gunungsitoli belum memberikan pernyataan secara resmi terkait persoalan ini, Namun awak media akan berusaha menghubungi yang bersangkutan. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed