oleh

Penutupan Jalan Tani, Ketua Kelompok Tani Sentosa Temui Pemilik Lahan untuk meluruskan masalah

TOPIKTERKINI.COM – BULUKUMBA | Terkait penutupan jalan usaha tani, usaha produksi yang berlokasi di Desa Tana Harapan Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba yang di kerjakana oleh kelompok tani sentosa dengan anggaran Rp 165.000.000,- yang bersumber dari DANA APBN Tahun Anggaran 2020 seperti yang diberitakan sebelumnya: Pembangunan jalan usaha tani tidak sesuai rencana awal, Warga tutup jalan dan di tanami pohon pisang

Terkait hal tersebut, ketua kelompok tani sentosa turun langsung ke lokasi dan menemui kembali pemilik lahan yang diduga menutup jalan lantaran tidak sesuai dengan perencanaan awal.

Penutupan Jalan Tani, Ketua Kelompok Tani Sentosa Temui Pemilik Lahan untuk meluruskan masalah
Foto: Penutupan jalan oleh warga

Ketua kelompok tani H. Syarifuddin yang dikonfirmasi dilokasi jalan yang ditutup warga. Sabtu 01/08/2020 mengatakan bahwa proses awal pengajuannya 350 meter akan tetapi Syarifuddin pada waktu itu tetap upayakan dan akhirnya disepakati sesuai dengan papan proyek yang panjangnya 850 meter.

Dari hasil kesepakatan bersama masing-masing pemilik lahan sepakat dan memberikan jalan untuk dilakukan perintisan jalan termasuk lahan A.Pammusu untuk dibuatkan jalan tani usaha Produksi

Hanya saja belakangan ada dua warga yang sedikit protes, Ia meminta agar jalan di tembuskan ke jalan yang menghubungkan ke jalan sentosa yang juga melintasi dan memotong tanah pammusu.

Dua warga yang masing-masing HB dan DW yang meminta untuk diprioritaskan untuk jalan yang tembus kejalan sentosa yang harus dikerjakan, karena setiap saat dilewati membawah rumput untuk keperluan ternaknya, dengan alasan itulah sehingga ketua kelompok menyetujui dan memberikan jalan yang juga tembus ke jalan sentosa,”katanya.

Hal senada juga yang disampaikan  A. Pammusu saat di konfirmasi menjelaskan bahwa ketua kelompok Tani sentosa H.Syarifuddin telah menyambangi rumahnya di jalan Rambutan dan mengatakan bahwa
Perintisan dan pekerjaan jalan ini penuh dengan perjuangan yang tadinya hanya 350 meter hingga akhirnya di sepakatilah 850 meter sesuai papan proyek yang sampai lahan masyarakat termasuk A.Pammusu,”katanya.

A.Pammusu juga diceritakan permintaan HB dan DW maka Syarifudfin kembali pertimbangkan dan menyetujui telah mengarahkan pekerjaan jalan menuju ke jalan sentosa yang mana jalan tersebut biasa dia lalui menbawa rumput untuk peternak.

Dalam pertemuan tersebut ketua kelompok Tani Sentosa berjanji akan tetap mengerjakan jalan yang sudah dirintis sebelumnya, karena anggaran sebelumnya sudah habis tapi setelah  sisa anggaran masuk maka akan di kerjakan.

Dari hasil pertemuan tersebut A.Pammusu sepakat dan membuka dan mencabut kembali pohon pisang yang sudah ditanam sebelumnya,”tutupnya.

Laporan: Andi Burhanuddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed