oleh

Ledakan di Masjid Bangladesh tewaskan 17 Jemaah

TOPIKTERKINI.COM – DHAKA: Dugaan ledakan pipa gas di sebuah masjid di Bangladesh menewaskan 17 orang dan melukai puluhan lainnya saat jamaah akan mengakhiri shalat mereka, kata para pejabat pada hari Sabtu.
Ledakan yang diduga petugas pemadam kebakaran disebabkan kebocoran dari pipa gas, terjadi pada Jumat malam di sebuah masjid di distrik Narayanganj, tepat di luar ibu kota Dhaka.

Sedikitnya 37 orang dilarikan ke rumah sakit spesialis luka bakar dan bedah plastik Dhaka, kebanyakan dari mereka dengan luka bakar parah, kata dokter.

BACA JUGA: Hancur saat dilanda perang 2017, Masjid di Marawi Filipina mulai di rekonstruksi

Tujuh belas orang, termasuk seorang anak, meninggal setelah mereka menderita luka bakar, kata Samanta Lal Sen, koordinator unit luka bakar. Korban tewas bisa bertambah lagi karena banyak dari mereka dalam kondisi kritis, katanya.

“Saya melihat asap menyembur keluar dari masjid setelah ledakan mendadak dengan ledakan besar dan orang-orang berteriak. Beberapa berguling-guling di jalan saat mereka mencoba memadamkan api di tubuh mereka,” kata warga setempat, Mohammad Ratan.

BACA JUGA: Gambar orang Palestina di bawah lutut tentara Israel memicu kemarahan

Petugas pemadam kebakaran mengatakan gas yang terakumulasi dari kebocoran di pipa yang mengalir di bawah masjid kemungkinan memicu ledakan.

“Kami terutama menduga bahwa gas bocor dari pipa dan menumpuk di dalam sejak jendela ditutup. Ledakan mungkin dipicu karena percikan api saat AC dinyalakan,” kata Abdullah Al Arefin, seorang pejabat dinas pemadam kebakaran senior.

Pihak berwenang telah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Peraturan yang longgar dan penegakan hukum yang buruk sering disalahkan atas kebakaran rumah tangga dan industri di Bangladesh.

BACA JUGA: Pakistan mengubah serangan belalang menjadi keuntungan pertanian

Pada Februari tahun lalu, api unggun di lingkungan Dhaka yang berusia berabad-abad menewaskan 71 orang. Sebulan kemudian, 25 orang tewas ketika kebakaran terjadi di gedung komersial 22 lantai di daerah kelas atas ibu kota. – AN

Editor: Erank

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed