oleh

Dinas Kesehatan Jeneponto Gelar Rapat, Tindak Lanjut Perbup No. 12 Tahun 2020

TOPIKTERKINI.COM, JENEPONTO — Dinas kesehatan Kabupaten Jeneponto gelar rapat pertemuan penguatan penggerakan dan pelaksanaan intervensi gizi spesifik dan sensitif dalam rangka penurunan stunting terintregrasi, bertempat di ruang kantor aula desa Lentu Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto Sul-Sel Jum’at (2/10/2020).

Dalam pertemuan tersebut pihak Dinas Kesehatan Jeneponto Fahrir SKM. kepada media topikterkini.com usai rapat, mengatakan adapun inti dari rapat pertemuan di desa Lentu Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto hari ini.

Selain menindak lanjuti peraturan Bupati Jeneponto nomor 12 tahun 2020 tentang intervensi penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Jeneponto.

Juga mewujudkan program penurunan stunting yang telah dicanangkan pemerintah daerah maupun pusat teresebut. Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto giat turun diberbagai desa yang di anggap desa yang kategori terdapat kasus stunting dan ditangani, termasuk desa Lentu kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto ini.” beber Fahrir.

“Fahrir juga mengatakan dalam melakukan sosialisai turun di masyarakat, pihaknya mengajak bersama komponen masyarakat untuk dapat menekan tingginya peningkatan kasus stunting balita anak ditengah masyarakat khususnya di Kabupaten Jeneponto.

Maka pihak kami Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, mengajak bekerja sama terhadap masyarakat dalam rangka optimalisasi pencegahan stunting pada masyarakat dalam menjaga status kesehatan dan gizinya secara efektif dan efisien  “katanya.

Karena menurutnya”tampa kerja masyarakat seluruh unsur pemerintah setempat, tokoh  masyarakat dan tokoh lainnya maka penekanan dan pencegahan stunting pada anak balita jauh dari target pencapaian peningkatan kesehatan masyarakat dan pembangunan SDM yang sehat, cerdas dan produktif.

Apa yang dicanangkan pemerintah mengatasi tingginya kasus  stunting diwilayah kita masing-masing maka perlu kerja sama dan kolaborisi berkomitmen pada pemerintah dengan masyarakat dalam menekan penurunan kasus stunting dimulai dari sejak ibu hamil dapat di deteksi” harapnya.

Dalam agenda rapat pertemuan tersebut dihadiri kepala desa Lentu Sirajuddin, dan semua para kepala dusun serta ketua Hamka dan anggota BPD kader posyandu, bhabinkamtimas, dan sejumlah tokoh masyarakat serta sejumlah tokoh lainnya yang sempat hadir.

Laporan Mahmud Sewang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed