oleh

DPW LIRA SULTRA : Dana Hibah LASQI Sultra 1,7 M di Duga Ada Indikasi Korupsi

TOPIKterkini.com – KENDARI | Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat Sulawesi Tenggara (DPW LIRA Sultra), menemukan kejanggalan adanya bantuan dana hibah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Itu di pertanyakan karena diduga terdapat ada indikasi korupsi.

Pasalnya, dana bantuan LASQI Sultra tahun 2019 sebesar Rp 1,750.000.000, tidak diketahui dan saling tuding. Hal itu diungkapkan DPW LIRA Sultra. Karmin, Sabtu (17/10/20).

Berdasarkan hasil investigasi tim DPW LIRA Sultra melalui rilisnya yang diterima wartawan bahwa bendahara LASQI Sultra, Nurhayati tidak mengetahui adanya anggaran bantuan hibah bagi Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia.

Dan juga tidak di ketahui oleh Ibu Megawati Mahmud selaku Sekertaris LASQI dan mengatakan agar ketemu pihak BPKAD (Mukmina).

Ketua DPW LIRA Sultra, Karmin mengatakan, jika dana bantuan itu tidak diketahui, maka hal itu sudah jadi temuan karena laporan pertanggung jawaban belum di tanda tangani oleh ketua LASQI Sultra. Dalam hal ini Agista Ariyani Alimazi.

“Kesimpulannya, Dana bantuan LASQI Sultra sebesar 1,750.000.000 tahun anggaran 2019, saling tuding,” ungkapnya.

Atas dasar itu, LIRA Sulawesi Tenggara, meminta kepada penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan. Pungkasnya.

Laporan: Darman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed