oleh

Desa Konamukan Berhasil Panen Padi Hingga 30 Ton Beras di Tengah Pandemi Covid-19

Topikterkini.com.Buol – Di tengah merebaknya virus corona (Covid-19) yang belum kunjung usai, panen Padi di Desa Konamukan, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol berhasil dilakukan. Luas lahan yang dipanen adalah 35 hektare (ha), hasil panen mencapai hingga 30 ton beras di awal Bulan Oktober 2020.

Hal itu diutarakan Kepala Desa Konamukan, Sadri R. Suleman, saat ditemui media Topikterkini.com Selasa, (20/10/2020) di Desa Konamukan Kecamatan Bunobogu.

“Alhamdulillah dari upaya pemerintah Desa mendorong masyarakat untuk bertani telah membuahkan hasil yang memuaskan, baru-baru ini 30 ton beras dari hasil panen Sawah yang digarap oleh 185 kepala keluarga dengan luas lahan 35 Hektar,”ungkapnya

Sebelumnya Kades Konamukan menjelaskan, dalam pengembangan produktifitas lahan sawa warga Desa Konamukan, yang hampir kurang lebih 30 tahun tidak dikelolah, pihaknya membuat usulan proposal ke Kementrian Pertanian Republik Indonesia, melaui Dinas Pertanian Kabupaten Buol. Dan usulan itu diakomodir oleh Dirjen Kementrian Pertanian RI.

“Awalnya itu saya mengajukan proposal permohonan membuka lahan persawahan warga ke Kementrian Pertanian Pusat, dan Alhamdulillah diakomodir oleh oleh Dirjen pertanian RI. Sebelumnya lahan persawahan milik warga itu sudah hampir 30 tahun tidak diolah”terang Sadri

Setelah dibuka lahan tersebut lanjut Sadri, Alhamdulillah masyarakat Desa Konamukan memiliki antusias yang tinggi dan mendukung pengembangan produktifitas lahan sawa tersebut.

“Kurang lebih satu bulan proses percetakan Sawa selesai dengan menggunakan alat berat Ekskavator 3 Unit, dipandu oleh satuan TNI angkatan Darat,”jelasnya

Sadri menyebutkan, pihaknya melakukan hal ini karena melihat kondisi perekonomian warga ditengah wabah covid-19 sangat memprihatinkan, mata pencaharian warga tidak menentu, sehingga melalui program pengembangan sektor pertanian, dapat meningkatkan daya tarap hidup warga kedepan agar lebih maju.

“Kalau beras kita banyak, tentunya bukan hanya bahan konsumtif kita hari-hari, namun juga bisa dijual sehingga kekurangan-kekurangan kebutuhan lainnya bisa tertutupi dari hasil menjual beras tadi,”ujarnya

Kades Konamukan berharap kepada warganya, agar lahan persawahan yang sudah digarap sebelumnya terus dikembangkan, bahkan hasil produksi berasnya akan lebih ditingkatkan lagi di tahu-tahun akan datang.

“Harapan saya pada masyarakat, kedepan kita terus buka lahan persawahan yang sudah digarap awal, kemudian kita kembangkan produksinya,”tandas Sadri

Ditempat terpisah, Fttriana A. Minu, warga Desa Konamukan saat ditemui media, mengaku bersyukur atas program pengembangan sektor pertanian yang dilakukan oleh pemerintah Desa saat ini, karena meskipun disituasi sulit warga tidak kesulitan beras bahkan dari hasil panen padinya bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan lainnya.

“saya sangat berterima kasih kepada pemerintah desa telah memprogramkan peningkatan ekonomi dibidang pertanian, dengan adanya program ini saya dan seluruh masyrakat Desa Konamukan merasa sangat terbantukan, dan Insya Allah kedepan lahan sawah yang sebelumnya sudah dibuka kami akan terus kembangkan dan tingkatkan,” tutup Fitri

Liputan : Firman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed