oleh

Kades Ononamolo I Lot diduga Melakukan Penyalahgunaan wewenang secara berjemaah

TOPIKTERKINI-GUNUNGSITOLI-Warga Desa Ononamolö I Lot Merasa keberatan terkait tindakan kepala desa yang diduga memaksakan Anggaran APBDes membangun Jalan Yang jelas-jelas masih dalam situasi sengketa, membuat masyarakat kecewa. Sabtu 31/10/2020.

Hal dituturkan Salah satu masyarakat Desa Ononamolö I Lot Yang tidak mau disebutkan namanya berinisial EZ mengatakan,

” Persoalan ini sebenarnya Sudah diketahui sebelumnya Kepala desa sendiri bahwa pemilik tanah tersebut telah melaporkan dipolres Nias tentang penyerobotan tanah miliknya ini sebelum kepala desa saat ini menjabat,

Namun Kades saat ini tidak mau tau, pada hal pernah Pemilik tanah ini surati Kepala desa Ononamolö I Lot untuk mengigatkan agar jangan dibangun sampai di bawa dalam rapat pertemuan Namun lagi-lagi kades saat ini tetap memaksakan dengan dasar BPD setuju dengan hasil foting BPD Itu sendiri”, Ucap berinisial EZ tersebut

Tambahnya, Hal ini membuat saya meduga kuat bahwa melanggar amanat masyarakat, amanat UU yang mereka emban sebagaimana tugas mereka masing-masing, sebagaimana UU No.31 Tahun 1999 pasal 3 Jo UU No.20 Tahun 2001 Tentang ” Penyalagunaan wewenang dan Jabatan atau sarana yang ada padanya”. Cetusnya Salah satu masyarakat desa Ononamolö I Lot itu dengan Nada tegas

Melihat situasi kondisi ketua Faoziduhu Ziliwu, SH Komcab LP-KPK Kepulauan Nias, meminta klarifikasi kepada kepala desa Ononamolo I Lot kecamatan Gunungsitoli Selatan terkait dugaan tindak pidana pengrusakan tanaman dan penyerobotan tanah milik Adrianus Harefa tertanggal 27 Oktober 2020, sesuai suratnya.

” Saya meminta kepala desa Ononamolö I Lot untuk mengklarifikasi persoalan ini agar terang benerang persoalan ini”. Kata Faozi.

Dari pantau awak media, LSM Nias Coruption Watch Kepulauan Nias, Sekjen Samabudi Zendrato menerima kuasa dari masyarakat pelapor dan pemberi kuasa memfasilitasi perkara ini.

Sampai berita ini diterbitkan Pihak Desa Ononamelö I Lot belum memberikan pernyataan secara resmi terkait persoalan ini, namun awak Media akan berusaha mengkonfirmasi pihak Yang bersangkutan.

Edward Lahagu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed