oleh

Gubernur Jatim Minta Waspadai Cuaca Ekstrem

TOPIKTERKINI.COM – SURABAYA | Menghadapi musim penghujung hujan Desember hingga Maret 2021, Gubernur Khofifah mengingatkan masyarakat Jawa Timur untuk waspada dengan cuaca yang bisa memicu terjadinya Hidrometerologi, yang berakibat, banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

“Kita harus tetap waspada menghadapi fenomenal Lanina, ihtiar dan berdoa untuk mengantisipasi agar tidak terjadi korban”, harapnya.
Hal ini diungkapkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada upacara apel siaga bencana di Makodam V Briwijaya.
Menurutnya, BMKG tak henti-hentinya memberikan peringatan akan turunnya huja dari intensitas sedang hingga lebab serta datangnya petir, kilat dan angin.
Peringatan ini, kata Khofifah, merupakan alarm untuk mengantisipasi dan tetap siaga dan waspada khususnya diwilayah tertentu yang rawan bencana.
Khofifah menjelaskan, ada 22 titik di Jatim yang rawan banjir, wilayah ini merupakan dampak sungai Bengawan Solo, untuk daerah Bondowoso, Magetan, Madium, Ngawi dan Tuban, sedang potensi luapan Brantas, Malang Raya, Kediri, Jombang, Bojonegoro, Bodowoso, Sidoarjo, Surabaya, Banyuwangi dan Jember, kemudian di Pasuruan potensi banjir diakibatkan luapan sungai Welang, dan Madura sungai Kemuning.
Dijelaskan, secara geografis dan geologi, Jawa Timur merupakan Provinsi yang memiliki kerentanan bencana alam maupum alam, karenanya diperlukan sinergitas, antar pemerintah Provinsi, Kota, Daerah, Swasta, media dan masyarakat.
“Sinergitas penting untuk mengantisipasi bencana, terutama fenomenal La Nina”, kunci Gubernur Khofifah.

Laporan: Irwan P/Ka Biro Jatim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed