oleh

Buntut Penganiayaan Kades Jatimulya FK2D dan BPD Se Kabupaten Buol Gelar Aksi Solidaritas

Topikterkini.com.Buol – Sejumlah massa Demonstran yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D) Kabupaten Buol turun ke jalan menggelar aksi damai di depan Mako Polres Buol dan DPRD, Selasa (01/12/20).

Aksi demonstrasi para Kades beserta aparat Desa dan BPD itu adalah buntut dari rekan sejawat dan mitra mereka Kepala Desa Jatimulya Kecamatan Tiloan Kabupaten Buol telah di aniaya oleh warganya sendiri pekan lalu.

Ketua FK2D Kabupaten Buol Baharudin Harun selaku korlap saat menyampaikan orasinya mengatakan bahwa aksi hari ini adalah merupakan aksi damai sebagai wujud dari solidaritas sebagai sesama penyelenggara pemerintahan Desa.

Baharudin Harun juga pada kesempatan itu menyampaikan pernyataan sikap dari FK2D dan BPD diantaranya mengutuk keras tindakan penganiayaan terhadap kepala Desa Jatimulya, Memohon kepada penegak hukum agar membongkar sampai ke akar akarnya dan menghukum pelaku yang seberat beratnya sesuai ketentuan hukum dan perundang undangan yang berlaku sekaligus memberikan dukungan penuh langkah tegas pihak kepolisian dalam menangani kasus pemukulan terhadap Lamase Maskur Kades Jatimulya.

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, Ketika menemui Massa Demonstran menegaskan pihaknya akan terus memproses kasus tersebut sampai tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Mari kita bersama sama berkomunikasi,berkordinasi serta berkolaborasi bahu membahu saling mendukung kita sosialisasikan,kita tertibkan dan kita tegakan hukum yang ada di Kabupaten Buol ini, kamipun juga menyesalkan kejadian itu, pelaku kami telah amankan dan tetapkan sebagai tersangka oknum YM (20) yang di duga telah menganiaya kades,”terang Kapolres.

Usai mendengarkan penjelasan Kapolres, para Kepala Desa beserta aparat dan BPD menyampaikan apresiasi kepada pihak polres buol dengan sigap dan cepat memproses oknum yang di duga lakukan penganiayaan dan selanjutnya masa demonstran menuju kantor DPRD Buol.

Diberitakan sebelumnya oleh sejumlah media bahwa kasus dugaan penganiayaan tersebut sedang di tangani oleh kepolisian sektor Momunu, dan telah menetapkan YM (20) sebagai tersangka atas kasus dugaan pemukulan terhadap Kades Jatimulya Sabtu, (28/11/2020) lalu.

Kapolsek Momunu Ipda Radjak Abdulah melalui Kanit Reskrim Polsek Momunu Aipda Sukirman kepada media ini mengatakan oknum YM (20) akan kami sangkakan pasal 351 ayat (1) KHUP dengan ancaman hukuman penjara dua tahun delapan bulan,”sebut Aipda Sukirman.

Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu beserta 3 wakil rakyat lainnya ketika menerima massa aksi juga mengutuk keras tindakan tersebut dan akan melakukan evaluasi penerapan Perda yang dianggap sebagai salah satu pemicu kejadian tersebut

Liputan : Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed