oleh

Empat Kali Mangkir, Wakil Ketua DPRD Takalar Resmi Ditahan Polda Sulsel

TAKALAR, TOPIKterkini.com – Setelah sempat mangkir dan mengabaikan empat kali panggilan penyidik Gakumdu Kehutanan Sulawesi Selatan di Makassar. Kini, Wakil ketua DPRD Kab. Takalar, H. Muh Jabir Bonto resmi ditahan di Polda Sulawesi Selatan pada Kamis, 7 Januari 2021.

Hal itu dibenarkan oleh penyidik Balai Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungaan Hidup (KLHK) wilayah Sulawesi Selatan, Muh Anies.

“Benar sudah di Polda. Setelah diambil keterangannya oleh penyidik BPPHLHK kehutanan Sulsel, inisial JB langsung di tahan dan resmi jadi tahanan Polda Sulsel,” ungkap Muh Anies.

Sementara itu, Kepala Balai Seksi Wilayah I, Muhammad Amin menegaskan menegaskan, peningkatan status mantan Ketua DPRD Takalar itu setelah penyidik mengantongi lebih dua bukti yang memastikan keterlibatan dalam pengrusakan hutan lindung Apalagi selama ini, Jabir Bonto tidak pernah menunjukkan itikad baik selama berstatus sebagai saksi.

“Buktinya keterlibatan sangat kuat, tersangka juga selama ini tidak koperatif, tak pernah hadir menjalani pemeriksaan tanpa alasan,” kata Kepala Balai Seksi Wilayah I, Muhammad Amin di Makassar.

“JB kita jerat dengan UU nomor 15 tahun 1990 tentang pengrusakan hutan, ancaman hukumannya itu di atas lima tahun,” terang Amin.

Diketahui sebelumnya, Jabir Bonto ditetapkan tersangka oleh Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHKLHK) Wilayah Sulsel.

Penetapan tersangka Jabir Bonto diketahui berdasarkan surat dengan Nomor: S. Tap 40/BPPHLHK-3/SW.I/PPNS/12/2020 tanggal 28 Desember 2020.

Mantan Kepala Desa Barugaya itu kuat dugaan terlibat dalam pengrusakan hutan lindung di Takalar dan diduga melanggar pasal 19, 33, dan 40 UU nomor 5 tahun 1990 dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 200 juta.

(Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed