oleh

Kemenko PMK dan Kepala LPMP Nonton Film De Toeng

Topikterkini.com-Makassar-Kisah misteri ayunan nenek, yang di filmkan dengan judul “De Toeng”. Diambil dari latar cerita penamaan Bukit Toeng atau Toenga – Kampung Tanetea, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Bangkala Kab.Jeneponto.

Kisah tentang misteri ayunan nenek yang melegenda hingga saat ini. Di produksi oleh TURATEA PRODUCTION dengan. Produser Asmin Amin, penata musik Jamal Gentayangan dan Sutradara Bayu Pamungkas sudah di putar serentak di bisokop 21 di seluruh Indonesia sejak Kamis (11/02/ 2021).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Prof. Dr. Muhadjir Effendy.M.A.P, ikut nonton penayangan Film de Toeng di Senayan City XXI, di dampingi sang Sutradara Bayu Pamungkas bersama Talent, Crew dan penonton lainnya berbaur bersama menyaksikan film bermuatan konten lokal Sulawesi Selatan.

Menurut Menteri PMK Muhadjir Effendy mengatakan, film ini judulnya sangat menarik, dengan konten etnik grafis yang menonjolkan budaya lokal (Jeneponto), Sulawesi Selatan, apalagi di Indonesia berwarna warni budaya lokalnya.

“Di film de Toeng ini sarat dengan pesan tradisi, apalagi akting pemainnya luar biasa. Saya suka akting tokoh Amin sebagai sosok di fabel yang harus dihargai.” Puji Menteri PMK sembari menambahkan film ini sangat layak untuk kita tonton, kren..dan tentu saja pemerintah sangat mendukung untuk mendorong masyarakat, para penggiat dan insan film di tanah air, dikala masa pandemi ini.

“Ayo datang ke bioskop untuk nonton film de toeng karena pihak bioskop sudah memberlakukan standar covid sesuai dengan protokol kesehatan pandemi covid 19, sehingga hibernasi harus berakhir.” Pungkas Prof. Dr. Muhadjir Effendy.M.A.P.

Sutradara film de Toeng (Misteri Ayunan Nenek), Bayu Pamungkas, sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan Menteri PMK untuk menonton dan mengapresiasi film de Toeng.

”Sungguh suatu kehormatan bagi saya pribadi dan juga tentunya para produser, talent dan crew film de Toeng, tentu suatu kebanggaan tersendiri pak menteri PMK bisa hadir,” sambung Bayu terharu.

Sementara di Makassar Sulawesi Selatan di hari kelima, Senin (15/02/2021) penanyangan Film De Toeng di beberapa bioskop seperti Nipa Mall, Mall Ratu Indah dan Mall Panakukang baik di Studio 21 pun XXI ramai dihadiri penonton dari berbagai kalangan.

Salah satunya, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Selatan Dr. H. Abdul Halim Muharram yang didampingi Produser Film de Toeng, Asmin Amin di Mall Panakukang.

Dr. H. Abdul Halim Muharram, usai menyaksikan film tersebut mengatakan saya sebagai Perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Sulsel memberikan apresiasi terhadap produksi film ini.

“Point dari film ini bahwa sesunggunya syarat makna sesuai perkembangan zaman, dengan kondisi tayangan de toeng adalah proses sebuah budaya. Dan budaya yang diangkat lewat film ini, saya sangat salut, karena mengaktualkan bahwa orang Jeneponto punya karakter, sekeras apapun suaranya, tetapi hatinya baik.” Sambung Abdul Halim sambil memberikan selamat ke Asmin Amin, Produser yang akrab dikenal sebagai budayawan Sulsel.(***) 

Laporan: Rachim Kallo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed