oleh

Manajemen Perusahaan Pertanyakan Penggunaan Dana CSR oleh Kades Siuna

TOPIKTERKINI.Com, BANGGAI – Manajemen Perusahaan PT. Prima Darma Karsa, mempertanyakan laporan penggunaan dan pertanggungjawaban dana Corporate Social Responcibility (CSR) sebesar Rp150Juta yang diserahkan secara tunai ke pemerintah Desa Siuna.

Besaran dana yang diberikan sebagai bentuk tanggungjawab sosial perusahaan ke masyarakat terdampak, demikian disampaikan Kepala Koordinator Keamanan dan Hubungan Eksternal PT. Prima Darma Karsa, Ikbal pada Jumat (12/3/2021).

menurutnya kontribusi perusahaan yang diberikan ke desa siuna bersifat kegiatan sosial atau dukungan pembangunan desa sesuai dengan perjanjian antara PT.Prima darma Karsa dan Pemdes Siuna pertahun sebesar Rp500juta.

Menurutnya pengaturan penyaluran dana CSR dan Royalti itu, terbagi dalam dua tahap. pada termen pertama Rp250 juta dan ke dua Rp250juta. Untuk pencarian tahap pertama perusahaan telah memberikan dana sebesar Rp150 Juta dengan dua kali penyerahan secara tunai. Penyerahan pertama Rp50juta, disaksikan oleh Kapolsek Pagimana dan Camat Pagimana serta aparat desa bertempat di balai desa. Sedangkan penyerahan kedua sebesar Rp100Juta pada 1 Februari 2021.

“untuk termen satu masih tersisa Rp100Juta yang belum diserahkan dan akan diserahkan pada bulan Maret ini” kata Ikbal

“dana itu kita berikan sebagai kompensasi perusahaan untuk kegiatan sosial dan mendukung pembangunan desa, namun sampai dengan saat ini kepala desa belum menyerahkan laporan pertangungjawaban penggunaan dana”ungkap Ikbal

Ikbal mengaku, permintaan dana itu oleh kepala desa tidak memiliki rincian program kegiatan yang bersifat pemberdayaan.

Ikbal juga menambahkan, diluar dari pemberian dana sebesar Rp150 juta itu, kepala desa meminta ke perusahaan untuk melakukan pembuatan lapangan bola termasuk permintaan material serta alat berat seperti Eksavator, Bomag dan Dump Truk.

Kades Siuna: Dana Royalti dan CSR Masih Tersimpan di Bendahara Desa

Kepala Desa Siuna, Supardi Ente, dikonfirmasi terkait penggunaan dana sebesar CSR dari perusahaan PT.Prima Darma Karsa pada Jumat malam (12/3/2021) dirumah kediamannya. Ia menyampaikan, Dana yang diberikan oleh perusahaan untuk tahap pertama sebesar Rp150 juta itu sebagian masih tersimpan di Bendahara Desa.

Besaran dana yang tersimpan di bendahara desa sebesar Rp100 juta. sedangkan Rp50 Juta telah diserahkan  untuk pembangunan dua unit rumah ibadah, yakni Rp25 juta untuk masjid dan Rp25juta untuk Pura.

Penyerahan dana diserahkan secara tunai. Untuk penggunaan sisa dana yang masih tersimpan di bendahara desa, pemerintah desa masih menunggu petunjuk dari kementrian. Sebab, dana itu dimasukan dalam pendapatan desa.

“dana ini masuk di pos pendapatan lain” ujarnya

Supardi Ente menyampaikan, Tiga perusahaan yang beroperasi di Desa Siuna, baru perusahaan Prima Darma Karsa yang telah menyetorkan dana Royalti dan CSR. Sedangkan perusahan lain seperti PT. Penta dan PT. Integra sama sekali belum memberikan kontribusinya ke desa sebagimana yang tertuang dalam perjanjian antara perusahaan dan Pemdes Siuna.

Kesepakatan antara pemerintah desa dengan pihak perusahaan dalam setahun sebesar Rp500juta.

Liputan: Amad Labino

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed