oleh

Seorang Pemuda di Desa Kayutanyo Ditikam Pakai Taring Babi Saat Pesta Miras

Topikterkini.com.Banggai – Nasib naas menimpa seorang pemuda beridentitas Fendi Lasabu alias FL (21), warga Desa Kayutanyo, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, yang harus mendapatkan perawatan intensif di BRSUD Luwuk akibat luka tikam yang dialaminya.

Danramil 1308-01/Luwuk Kapten Inf.Supartono pada kesempatan lain, telah dikonfirmasi oleh awak media ini mengatakan, sesuai laporan informasi dari anggota Babinsa yang ada di wilayah binaannya di Desa Kayutanyo yang melaporkan kejadian tersebut kepada kami selaku Danramil, dimana Peristiwa naas ini terjadi berawal pada Kamis,18 Maret 2021, sekitar pukul 23.00 Wita, saat korban dan pelaku, Akbar Yinata alias AY (22), serta seorang teman lainnya, beridentitas Ruslan Burahima, sedang melakukan pesta miras di belakang rumah milik Risman Burahima.

“Pada pesta miras yang berlangsung sejak sore hari itu, korban terlibat cekcok dengan pelaku. Akibatnya pelaku menikam korban sebanyak 3 kali dengan menggunakan taring babi yang mengenai perut dan lengan kiri korban. Usai pelaku melakukan penikaman, kemudian pelaku meninggalkan lokasi TKP dan melarikan diri,” Ujar Kapten Inf Supartono.

Lanjutnya, pada hari ini Jumat, 19 Maret 2021, sekitar pukul 17.00 Wita, Danramil berkoordinasi via handphon kepada Kasub Sektor Honduhon Polsek Luwuk IPDA Alwi Poli’i dan mempertanyakan perihal pelaku apakah sudah tertangkap atau belum, dan hasil koordinasi tersebut oleh Kasub Sektor menyampaikan bahwa pelaku telah tertangkap pada hari ini sekitar pukul 13.30 Wita di Desa Kayutanyo, dan pelaku langsung digiring ke Polsek Luwuk guna proses hukum lebih lanjut.

“Sebelum pelaku penikaman di bekuk oleh Personel Kepolisian Polres Banggai melalui Sub Sektor Hunduhon Polsek Luwuk, terlebih dahulu dilakukan koordinasi dengan pihak kerabat pelaku terkait keberadaan pelaku, selanjutnya sesuai informasi tersebut, personel Sub Sektor Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, langsung menuju lokasi keberadaan pelaku,” Tutup Kapten Inf. Supartono.

Laporan: Agnes

Komentar

News Feed