oleh

Laporan Betieli Lase, telah menerima surat SPDP dari Polsek Bawalato

TOPIKTERKINI-NIAS-Surat Pemberitahuan Dimulai Penyelidikan atau disingkat SPDP dalam Kasus Penganiayaan yang terjadi kepada Betieli Lase yang diduga dilakukan oleh berinisial NL (38) salah satu masyarakat Desa Hou Kecamatan Bawalato Kabupaten Nias dari Polsek Bawalato, Minggu 04/04/2021

Menurut penuturan Betieli Lase (38) menjelaskan kepada awak media melalui via telepon seluler bahwa surat yang di terimanya dari Polsek Bawalato tersebut Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan dengan nomor surat : K/01.b/III/2021/Reskrim dengan delik kasus penganiyaan yang diduga dilakukan oleh NL (Tersangka) terhadap Betieli Lase yang terjadi pada hari Selasa 22 September 2020 sekitar pukul 11.30 Wib.

Sebelumnya, Betieli Lase telah melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polsek Bawalato dengan Nomor : STPLP / 15 / IX / 2020 / NS- Lato, pada hari Rabu 23 September 2020 yang diduga dilakukan oleh NL dan melalui proses hukum sehingga pada hari Jumat 26 Maret 2021 Polsek Bawalato baru memberikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan terhadap Tersangka.

Hal yang Senada juga yang disampaikan salah satu keluarga dari Betieli Lase,
Selamaati Lase (keluarga Korban) mengatakan “kami dari pihak keluarga sebagai Korban sangat mengapresiasi kinerja Polsek Bawalato jajaran Polres Nias walaupun kurang lebih enam bulan kasus penganiyaan ini sehingga pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap Betieli Lase baru diberikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan.

Lebih lanjut, keluarga korban berharap kepada penyidik Polsek Bawalato jajaran Polres Nias, setelah diberikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan kasus penganiyaan tersebut segera di tindak lanjuti sesuai proses hukum yang berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Tuturnya selamat Mengakhiri. (Tim)

Komentar

News Feed