oleh

GMNI SAMPAIKAN ASPIRASI PAGUYUBAN BAKUL KOPI KEPADA KAPOLDA JATIM

TOPIKTERKINI-JAWA TIMUR-Berkaitan dengan adanya razia yang dilakukan oleh Kepolisian Resort Trenggalek terhadap warung-warung kopi di Kabupaten Trenggalek. Para bakul kopi meminta agar dapat beraudiensi langsung dengan Kapolda Jawa Timur agar aspirasi mereka di didengar dan dapat dikabulkan. Paguyuban Bakul Kopi Trenggalek pimpinan Pak Timbul meminta secara resmi kepada DPD GMNI Jatim untuk ikut mendampingi (mengadvokasi) permasalahan yang saat ini sedang dihadapi oleh mereka dan Ketua DPD Jawa Timur sudah memasukkan surat permohonan dari paguyuban bakul kopi tersebut ke Polda Jawa Timur.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut Fathul Bari, S.Pd Ketua DPD GMNI Jawa Timur mengatakan bahwa aspirasi para bakul kopi tersebut telah disampaikan ke Polda Jawa Timur dan akan mengawal penuh hingga keinginan dari bakul-bakul kopi bisa diwujudkan.
“Kami GMNI Jawa Timur mendapatkan amanah dari para penjual kopi di Kabupaten Trenggalek yakni menyampaikan aspirasi mereka kepada Polda untuk dapat beraudiensi langsung dengan Kapolda Jawa Timur. Surat yang berisi aspirasi tersebut sudah diserahkan DPD GMNI Jawa Timur ke Polda Jawa Timur dan komitmen kami akan mengawal terus hingga keinginan dari para penjual kopi dapat diwujudkan. Kami juga mendesak Kapolda Jatim untuk bisa menerima aspirasi langsung dari para bakul kopi. Sebagai wujud dari tugas Kepolisian untuk mengayomi masyarakat. ” Ujar Bari

Masa Pandemi seluruh masyarakat diminta untuk mematuhi Protokol Kesehatan bahkan kerap kali penertiban dilakukan guna meminimalisir penyebaran Virus Covid 19. Fathul Bari, S.Pd yang merupakan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM) ini juga berharap bapak Kapolda Jawa Timur dapat mengabulkan permintaan para penjual kopi tersebut. “Harapan kami bapak Kapolda Jawa Timur dapat mengabulkan permintaan para bakul kopi yakni dengan mengadakan audiensi bersama puluhan bakul kopi tersebut. Sehingga mereka dapat menyampaikan secara langsung aspirasinya serta dengan kegiatan tersebut dapat menjadi penegasan bahwa aspirasi tersebut benar-benar nyata dirasakan oleh para penjual kopi. Demikian yang dikatakan Bari

Selain itu Fathul Bari, S.Pd Ketua DPD GMNI Jawa Timur ini menambahkan bahwa advokasi ini dilakukan sebagai bentuk keberpihakan GMNI kepada rakyat kecil. “Advokasi masyarakat khususnya para penjual kopi ini kami lakukan adalah murni tugas seorang marhaenis yang mengorganisir kaum marhaen. Sebagai bentuk kepedulian GMNI terhadap rakyat yang dimelaratkan oleh sistem. Kemudian karena GMNI selalu bersama-sama dengan rakyat sehingga tidak boleh tercerabut dari akar massa rakyat”. Kata Bari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed