oleh

Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Forkopimda;Ini Ajakannya

Topikterkini.com-Jeneponto-Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar memimpin rapat forkopimda tentang persiapan hari jadi Kabupaten Jeneponto ke-158 tahun dan persiapan pengamanan perayaan hari raya Idul Fitri 1428 H di ruang pola panrannuanta Kantor Bupati, Senin 26/04/2021.

Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin sebagai moderator memberikan pengantar tentang agenda rapat Forkopimda yang diperluas dalam rangka persiapan hari raya Idul Fitri 1428-H dan Final Check pelaksanaan Hari Jadi Jeneponto ke-158 tahun.
Dan selanjutnya, Sekda memimpin do’a bersama untuk seluruh ABK KRI Nanggala 402 yang telah dinyatakan gugur dalam menjalankan tugas Negara.

Dalam rapat tersebut, Bupati Iksan Iskandar mengajak seluruh steak holder menyamakan persepsi dan menyatukan langkah dalam menyikapi persoalan-persoalan dilapangan dimasa mudik nanti, karena banyak hal yang harus menjadi pertimbangan dan kemanusiaan.
“Untuk itu saya berharap agar langkah antisipatif dalam menghadapi kondisi-kondisi tertentu, tetap dijalankan sesuai regulasi dan mengedepankan protokol kesehatan,” harapnya.

Sementara Kapolres Jeneponto, Yudha Kesit Dwijayanto memaparkan tentang persiapan pengamanan dan penanganan mudik jelang hari raya Idul Fitri 1428-H.
“Pencegahan terkait terosi, menyangkut pengendalian sembako, kami telah lakukan sesuai aturan yang ada,” paparnya.
Menurutnya, Polres juga telah membentuk 4 (empat) posko, diantaranya Pos Tarowang, Pos Patung Kuda, Pos Boyong dan Pos Bangkala untuk memantau dan mengamankan aktivitas masyarakat di jalur utama.

Kapolres juga meminta kerja-sama dan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam pengaturan arus laluntas sepanjang jalan depan Pasar Karisa.
“Saya juga memberikan perhatian serius terhadap tempat Wisata yang ada, untuk tetap dalam pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat,” jelasnya.

Kemudian Dandim Jeneponto, Letkol Inf. Gustiawan menyampaikan, bahwa untuk pengamanan mudik ada hal yang tetap ditoleransi dengan syarat tetap mengedepankan protokol kesehatan.
“Kita juga tetap berupaya untuk melakukan karantina terhadap warga yang masuk ke daerah Jeneponto sesuai standar yang ada,” katanya.

Kodim 1425 Jeneponto, kata Gustiawan, juga telah membentuk Posko di masing-masing Kecamatan dan Desa dengan kerjasama Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa untuk mengantisipasi potensi yang akan terjadi di perayaan Idul Fitri.

Kepala Dinas Kesehatan, Susanti Mansyur dalam rapat itu menyampaikan data dan penanganan covid-19 di Kabupaten Jeneponto, bahwa Jeneponto sudah berada di zona kuning, sehingga pelarangan untuk melakukan Ibadah sudah tidak ada lagi, tetapi namun demikian tetap harus kedepankan protokol kesehatan.
“Alhamdulillah, kita dapat menekan dan mengendalikan dengan baik penyebaran Covid-19 dengan bersinergi beberapa pihak terkait, termasuk Satgas Covid tingkat Provinsi,” jelasnya.

Penyampaian Kepala Dinas Kesehatan itu, menurut Sekda harus menjadi rekomendasi bagi pimpinan.
“Kita semua dalam hal pelaksanaan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak, sudah dapat kita laksanakan, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Sekda

Ketua Panitia Hari Jadi Jeneponto, Haerul GS menyampaikan progress, bahwa semua tahapan telah kita lakukan secara baik, dengan mengkoordinasikan kepada pihak Gubernur Sulawesi Selatan mengenai tentatife acara hari jadi.
“Undangan untuk Luar Jeneponto telah kita distribusikan sedangkan undangan untuk lingkup Jeneponto akan di distribusikan hari ini. Mengenai rundown acara telah kita atur dan sudah mendapat persetujuan dari pihak Gubernur Sulawesi Selatan,” kata Haerul GS.
Kabag Protpim, Mustaufiq memaparkan hasil
koordinasi dengan pihak protokoler Gubernur dan Forkopimda Provinsi untuk konfirmasi kehadiran dalam acara hari jadi Jeneponto.

Mustaufiq menjelaskan bahwa meskipun pelaksanaan hari jadi ini sederhana, tetapi tetap akan didesain acaranya lebih elegan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Adapun rencana publikasi kegiatan, kita akan bekerja sama dengan MNC Goup untuk live report Hari Jadi Jeneponto ke-158 dan Media lokal harian termasuk Online untuk peliputan,” jelasnya.(***) 

Laporan: M. Nasir Ibrahim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed