oleh

DR Sukriansyah S. Latief Buka Puasa bersama penjual Tissue lampu merah

TOPIKTERKINI.COM – MAKASSAR: 23 ramadhan di balik kesibukan seorang tokoh Makassar yang juga pernah menjadi bakal calon Walikota Makassar pada perhelatan Walikota baru-baru ini.
Bapak Sukriansyah yang sementara ini sibuk menjadi Staf Ahli Wapres RI.
Kak Uki nama sapaan akrab beliau oleh para aktivis yang ada di makassar.

Di sisi lain ruang sosial pak Uki…. Pak Uki….. Sering di lontarkan oleh anak anak pengemis di makassar terkhusus para penjual tissue yg sering menjajakan tissue nya di lampu merah dan warkop warkop di kota makassar ini yg belum selesai mengentaskan kemiskinan.

DR Sukriansyah S. Latief Buka Puasa bersama penjual Tissue lampu merahBapak Sukriansyah ini memang sejak dahulu di kenal dan lebih intens beberapa tahun terakhir ini dekat dengan komunitas pengemis yang menjajakan tissue. selasa 4 Mei 2021,

Dan di beberapa keadaan jika pak Uki lagi tidak di makassar para penjual tissue itu mencari pak Uki. Sering mereka melontarkan kata kata doa ” Ya Allah panjang umur pak Uki dan segera kembali ke makassar” Kata mereka. Mengapa seperti itu karena UKI (sapaan akrab) tidak pernah lepas jika bertemu dengan mereka (penjual tissue) memborong tissue dan memberikan wejangan hidup pada mereka, sehingga secara sosial mereka sangat dekat.

Hari ini di Hari ke-23 ramadhan ini bersama komunitas Pegasus bapak DR Sukriansyah S. Latief, SH, MH berbagi suka dengan melakukan Buka puasa bersama dengan komunitas Pengemis penjual Tissue lampu merah di Warkop PEGASUS jl Pengayoman Makassar.

Alasannya sangat sederhana menurut pak Uki bahwa rezeki yg saya dapat pasti ada milik orang lain yg di titip pada saya sehingga hal yg wajar kalo itu kembali ke mereka-mereka dan yang paling penting mereka juga ingin merasakan kebahagian.

Selain buka puasa bersama juga para penjual tissue yang notabene adalah anak anak mulai dari umur dibawah lima tahun sampai ibu-ibu itu mendapatkan sedekah (THR) dari staf ahli wapres ini.

Bapak Sukriansyah mengajak khususnya Dalam bulan yang penuh berkah ini untuk peduli pada mayarakat grass root dan rentang untuk saling berbagi kebahagian.

Ini lah potret sosial lain dinamika kota makassar yang di juluki kota dunia.

Laporan: A. Agung Iskandar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed