oleh

Wakil Bupati Jeneponto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat tahun 2021 di Halaman Mapolres Jeneponto, Rabu 5 Mei 2021.

Wakil Bupati Jeneponto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat tahun 2021 ini diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Kesatuan Kewilayahan.

Hal ini dilakukan tentu saja guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, Kamseltibcar Lantas dan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 ditengah peningkatan aktifitas masyarakat pada bulan ramadhan, menjelang dan sesudah Idul Fitri.

“Pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2021 ini adalah upaya mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif selama ramadhan dan Idul Fitri 1442 H-2021, apalagi dalam masa Pandemi Covid-19,” ujar Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wabup Jeneponto.

Kapolri dalam amanat tertulisnya itu menjelakan, bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2021 ini melibatkan 90.592 Personel Polri, 11.533 Personel TNI dan 52.880 Personel Instansi terkait yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Jasa Raharja dan lain-lain.

“Rencananya personel tersebut akan ditempatkan pada 333 Pos Penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang masih nekat melakukan perjalan mudik, kemudian 1.536 Pos Pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas dan 596 Pos Pelayanan serta 180 Pos Terpadu untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, seperti Pusat Perbelanjaan, Stasium, Terminal, Bandara, Pelabuhan dan tempat Wisata,” jelasnya.

Selain itu katanya, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Operasi Ketupat tahun 2020, gangguan Kamtibmas secara umum, termasuk Curat dan Curas mengalami kenaikan, sedangkan untuk kasus-kasus yang meresahkan masyarakat lainnya, seperti Curas Bersempi, Curanmor, Anirat mengalami penurunan, demikian juga Kecelakaan dan Pelanggaran Lalulintas juga mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dengan demikian, upaya penanganan pada pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2020 itu terkait dengan gangguan Kamtibmas terbukti cukup efektif dan memberikan hasil yang signifikan.

“Keberhasilan Kamseltibcar Lantas yang telah diraih pada pelaksanaan Operasi Ketupat tahun lalu tidak boleh menjadikan kita lengah dan cepat berpuas diri, Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cendrung under estimate serta kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat,” katanya.

Kapolri mengharapkan, dimasa Pandemi Covid-19 saat ini, Polri beserta stakeholder meningkatkan kepedulian dan strategi, agar kegiatan ramadhan dan Idul Fitri 1442 H ini tidak menimbulkan Klaster-Klaster baru.

“Saya berharap, capaian tersebut dapat terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polri dan Stakeholder untuk lebih mempersiapkan diri serta memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2021 ini,” harapnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD, Forkopimda, dan Stakeholder lainnya.

Laporan: Ishak Basman
Editor : M. Nasir Ibrahim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed