oleh

Diduga Tim Tabrak PERWAL Perekrutan Aparat Desa Gawu-gawu Bouse,BPD Surati DPRD Gusit

TOPIKTERKINI-GUNUNGSITOLI-Perekrutan atau Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Gawu-gawu Bouse diduga Tabrak Peraturan Walikota Gunungsitoli (PERWAL), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Keberatan dan Surati Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Gunungsitoli,
Rabu 26/05/2021

Hal ini Berdasarkan Peraturan Walikota (PERWAL) Gunungsitoli Nomor 14 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dikota Gunungsitoli, Pada Pasal 18 Poin Ke 4 Menyatakan, ” Dalam Penyusunan Soal Ujian sebagai di maksud ayat ke 3 Disusun Oleh kepala Desa dan/atau, Lembaga Pendidikan dan/Atau Camat Setempat,”

Membuat Masyarakat dan BPD Desa Gawu-gawu Bouse di kecamatan Gunungsitoli Utara Merasa keberatan dan surati DPRD terkait persoalan tersebut, dengan Nomor Surat : 43/BPD-GGB/V/2021, Prihal : Keberatan atas Pelaksanaan Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Gawu-gawu Bouse.

Hal ini dibenar Sinema faahakho dodo zega Ketua BPD Desa Gawu,gawu Bouse terkait laporan mereka yang telah diserahkan semalam (15/5) di DPRD Kota Gunungsitoli,

Menurutya, ” Semalam kami BPD telah Surati DPRD kota Gunungsitoli terkait Persoalan yang terjadi di Desa Gawu-gawu bouse, Salah satu diantaranya mengenai Pelaksanaan Penjaringan dan Penyaringan Aparat Desa di desa kami, dimana Pelaksanaan Tim tidak sesuai dengan PERWAL yang ada, Diantaranya terkait Penyusunan Soal Ujian yang disediakan Salah satu Lembanga Pendidikan yang ada Di kabupaten Nias selatan,” Ungkap Ketua BPD Desa Gawu-gawu bouse itu

Kemudian hal yang senada juga disampaikan Agusman Harefa salah satu peserta Ujian Seleksi Perekrutan Aparat desa mengatakan,

” Saya sebagai peserta merasa di rugikan, mewakili rekan rekanya. Dimana yang awalnya Panitia menyatakan pada saat itu bahwa, yang di perbolehkan untuk mengikuti penjaringan dan penyaringan atau ujian susulan berikutnya pada (tahap ll )” Tuturnya,

Tambahnya, Saya merasa di rugikan, Dimana yang awalnya Panitia menyatakan pada saat itu bahwa, yang di perbolehkan untuk mengikuti penjaringan dan penyaringan atau ujian susulan berikutnya pada (tahap ll) hanya yang belum memiliki capaian nilai 60 (enam puluh) keatas dan peserta yang baru mendaftarkan diri dan Soal Ujian diambil di daerah nias selatan, Namun pada saat mau Ujian kami pertanyakan hal tersebut kepada Tim Pelaksana Mereka tidak menjawab, sehingga kami kesal dan kami pun keluar dari ruangan Ujian Tersebut,” Ungkapnya mengakhiri.

Selanjutnya diwaktu yang berbeda, Yustani Zega Selaku ketua Tim saat di konfirmasi Mengakui bahwa saol Ujian tersebut diambil dari Lembangan Pendidikan yang ada Di kabupaten Nias selatan.

Dan hal ini juga dibenarkan Torotodo Zega,SE Camat Gunungsitoli Utara dimana pada Ujian tahap Ke II ini dilaksanakan tanpa kordinasi dari pihak kecamatan, dan Hasil perkerjaan Tim Perekrutan Aparat Desa Gawu-gawu sampai saat ini belum sampai di kantor kecamatan Gunungsitoli Utara.

Dari Situasi persoalan ini, patut diduga kuat adanya pelanggara dalam Pelaksanaan Penjaringan dan Penyaringan Aparat Desa Gawu-gawu Bouse di kecamatan Gunungsitoli selatan, (E85)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed