oleh

Warga Desa Arungkeke Pallantikang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Seorang lelaki memakai kemeja kotak-kotak dan celana pendek berwarna ke kuning-kuningan ditemukan tewas bersimbah darah, Selasa 25/5/2021.

Mayat tersebut ditemukan di area kebun jagung yang diperkirakan berjarak kurang lebih 2 kilo meter dari jalan raya Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.

Dari hasil pantauan, saat mayat ditemukan terkapar bersimbah darah dengan luka di bagian punggung dan kepala yang diduga akibat ditebas parang, puluhan warga tak berani menyentuh, serta membiarkan mayat tetap tersungkur di rumput.

Kemudian disekitar area kejadian, tampak garis polisi sudah terpasang dan Petugas melakukan olah TKP mencari fakta sebab akibat tewasnya korban.

Diketahui, korban tersebut berinisial Sunusi (69) warga Dusun Rappo-Rappo Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.

Terduga pelaku di amankan di Polres Jeneponto

Dari informasi yang berhasil dihimpun mengungkapkan, bahwa korban diduga dibunuh oleh tetangganya sendiri yang bernama Lolo (60), dan terduga pelaku tersebut telah menyerahkan diri ke Polsek Batang, kemudian dibawa ke Mapolres Jeneponto untuk diamankan guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Andri Kurniawan kepada awak media membenarkan adanya kejadian itu.

“Iya benar, informasi itu kita dapatkan melalui Bhabinkamtibmas Desa Arungkeke Pallantikan,” katanya.

Kepada awak media, Andri Kurniawan juga membenarkan kalau terduga pelaku telah diamankan.

“Sekarang kita sudah dapat pelakunya, dan kami akan proses secara cepat,” jelasnya.

Namun Andri Kurniawan belum dapat menjelaskan mengenai motip pembunuhan itu, karena pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.

“Hal itu kami belum bisa pastikan, kami akan selidiki lebih lanjut, apa motifnya, kemudian terduga pelaku masih dalam pemeriksaan,” ucapnya kepada awak media.

Laporan: Usman S
Editor : M. Nasir Ibrahim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed