oleh

Bulan lahir bung karno, DPC Labuhanbatu adakan camping di tanah konflik agraria

LABUHANBATU UTARA– Bertepatan pada bulan lahirnya sang penggali pancasila presiden pertama indonesia Soekarno atau lebih dikenal dengan panggilan bung karno pada tanggal 06 Juni 1901. Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Labuhanbatu. mengadakan acara yang diikuti seluruh anggota maupun kader di daerah tanah konflik agraria di Kampung Baru Sidomukti (Reformasi), Desa Panigoran Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara. minggu (06/06/21)

Kegiatan yang dikemas dengan Halalbihalal sekaligus Camping beberapa hari dengan berthemakan “Memperkuat Persatuan, Gendrungkan Perlawanan” itu sangat di sambut dengan baik oleh masyarakat sekitar, acara yang dipandu langsung oleh ketua cabang Hamdani Hasibuan menyampaikan bahwasanya seusai merayakan hari lahir pancasila pada tanggal 1 Juni kemarin segenap dari pada anggota, kader GMNI DPC Labuhanbatu akan selalu menerapkan Nilai-nilai butir pancasila dalam bermasyarakat terkhususnya di daerah labuhanbatu dan sekitarnya.

” di bulan lahirnya bung karno ini kita dari pengurus cabang DPC Labuhanbatu Utara turun langsung kemasyarakat sesuai dengan azas MARHAENISME. Dan sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat poin-poin penting yang di cita-citakan oleh bung karno tentang Revolusi yang sebenarnya dan juga sebagai memperdalam ajaran bung karno bagi anggota maupun kader GMNI di labuhanbatu ini”. Cetus Dani Hasibuan kepada media.

Sebagai mahasiswa yang berorganisasi tentunya memiliki daya pikir yang aktualisasi dan progresif dalam menyikapi setiap lini permasalahan pada masyarakat. Tentunya GMNI hadir sebagai agent of change, agen perubahan sesuai dengan hakikatnya dan berdasarkan pancasila.
Tentunya tidak lepas dari pada Moto “TRIMANTAP” GMNI, Mantap organisasi, Mantap Kaderisasi, dan mantap ideologi.

Ditempat yang sama salah seorang tokoh perempuan Nyak Tryani merupakan badan pendiri kelompok tani padang halaban dan sekitar (KTPHS) di kampung baru sidomukti (Reformasi). Turut ikut serta pada kegiatan tersebut, ” kami masyarakat kampung ini sangat berterimakasih kepada anak-anak kami mahasiswa/i, yang telah hadir mendapingi kami dalam permasalahan yang tengah kami alami, harapan kami sudah mulai pupus dengan keadilan yang mencekik kami, tetapi kehadiran dari pada mahasiswa/i membuat semangat kami kembali berkobar-kobar dalam perjuangan”. Sambutnya dalam diskusi kepada kader GMNI sambil menitikkan air mata tanda dari kepedihan yang dirasakan.

Pada kesempatan itu ketua DPC GMNI Labuhanbatu siap menjadi garda terdepan dalam membela masyarakat tertindas terkhususnya di ruang lingkup labuhanbatu dan sekitarnya, dan menanamkan dalam hati setiap anggota dan kader bahwasanya perjuangan yang sesungguhnya adalah ketika kita ikut serta kepada masyarakat dalam berjuangan dalam mematahkan sistem yang menjerat masyarakat itu sendiri sesuai ideologi yang di anut dari pada sang proklamator bung karno. (Kris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed