oleh

Sat Reskrim Polres Buol Ungkap Kasus Pencurian Barang Elektronik

Topikterkini.com.Buol – Sat Reskrim Polres Buol berhasil mengungkap, dan mengamankan lima tersangka tindak pidana pencurian barang elektronik di sejumlah Tempat.

Di Mako Polres Buol Senin, (7/6)/2021) sore, Satuan Reserse Kriminal Polres Buol menggelar Konferensi Pers, dengan menghadirkan lima orang tersangka kasus tindak pidana pencurian barang elektronik lengkap dengan barang bukti yang berhasil diamankan.

Kapolres Buol, AKBP, Dieno Hendro Widodo, S.I.K., yang didampingi Kasat Reskrim, Iptu Heru Setiyono, S.H., Paursubbag humas, Bripka. Eka Putra Datu, kepada sejumlah media menjelaskan bahwa pengungkapan dan penanganan kasus ini untuk periode Mei hingga Juni 2021.

Dijelaskannya, Pengungkapan pertama kasus berawal dari laporan polisi tanggal 15 Desember 2020, dengan TKP pos jaga Kantor Dinas Sosial Kelurahan Leok II Kecamatan Biau. Dari hasil penyelidikan dan penyidikan ditetapkan dua tersangka sebagai pelaku masing masing inisial IJM (27), dan inisial T (27).

“Setelah di lakukan pendalaman dan pengembangan, ditemukan  empat TKP para pelaku dalam melakukan aksinya,” ungkap Kapolres.

Sementara barang bukti yang diamankan berupa, satu unit hand phone merk Oppo Reno F beserta sejumlah Hand phone berbagai tipe dan warna. satu buah besi leter U yang digunakan sebagi alat untuk mencungkil.

Pada pengungkapan kasus  kedua, berdasarkan laporan Polisi tanggal 3 Maret 2021, pihak penyidik Sat reskrim  polres buol telah menetapkan tiga tersangka, masing masing inisial SP (41), inisial AM (52) dan inisial MH (26) dengan Tempat Kejadian Perkara Mess Kejaksaan Negeri Buol.

“Dari hasil interogasi, pendalaman dan pengembangan oleh penyidik, ditemukan enam TKP dimana para tersangka menjalankan aksinya,”tutur AKBP Dieno.

Saat pengungkapan kedua ini, sebut Kapolres, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa 1 unit handphone merk Vivo Y51, 3 unit Laptop berbagai merk.

“Kami amankan juga barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Mio dan satu buah obeng yang di gunakan para pelaku sebagai alat transportasi dan alat cungkil,”tambahnya.

Kasat Reskrim Iptu, Heru Setiyono, S.H., dikesempatan itu menambahkan keterangan Kapolres Buol, bahwa hasil pemeriksaan dan pendalaman pada kasus ini, tidak ditemukan bukti atau indikasi para pelaku adalah sindikat ataupun jaringan yang terorganisir.

Dikatakan bahwa modus pelaku dalam menjalankan aksinya dengan cara mencungkil pintu maupun jendela dan diketahui motif perbuatan tersebut semata karena faktor himpitan ekonomi.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, tersangka serta adanya barang bukti tersangka, diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dan dikenakan pasal 363 ayat (1) ke-3, pasal 481 ayat (1), KUH Pidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Menutup gelar konferensi Pers, Kapolres Buol, AKBP. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., menghimbau Kepada seluruh warga agar tetap berhati hati dan waspada terutama para pihak yang rentan seperti wanita dan para Lansia.

“Hindari bepergian hingga larut malam, hindari tempat sunyi yang berpotensi terjadi kejahatan, hindari berkerumun dan tetap jadi pelopor disiplin protokol kesehatan,”Pungkasnya.

Liputan: Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed