oleh

Bergaya Preman, Diduga Debt Colektor MCF/MAF rampas kendaraan Debitur dgn Paksa Membuat FPS Turun aksi

Topikterkini.Com/Gunungsitoli

Dua (2) Orang Oknum Debt Colektor Mega Central Finance / Mega Auto Finance atau sering disebut MCF/MAF yang diduga Merampas kedaraan Nia’aro Lase dengan paksa, Membuat puluhan Masyarakat (1/7) yang menamakan dirinya FPS Melaksanakan Aksi Semalam. Juma’at 02/07/2021

Kabarnya, Kendaraan tersebut bermerek Supra X 125 Dengan BB 4245 TB Milik Nia’aro Lase yang kebetulan berada
diarea jalan raya dekat Mini Market Caritas pada hari Juma’at tepatnya tanggal 25 Juli 2021 sekitar Pukul 15:00 Wib, Yang langsung dirampas Oknum Debt Colektor dengan paksa bergaya Preman itu,

Hal ini sangat bertentangan dengan Putusan MK Nomor 18/PUU-XVII/2019 tanggal 06 Januari 2020 tentang perusahaan kredit leasing tidak bisa melakukan penarikan barang dari debitur secara sepihak melainkan harus melalui pengadilan

Membuat sejumlah warga yang bergabung dalam FPS Melaksanakan Aksi damai di depan kantor MCF/MAF ada pun tuntutan peserta Aksi sebagai berikut :

1. Tutup dan hentikan MCF/MAF dipulau nias karena tidak prosedur menjalankan Usajanya melakukan kekerasan dan perampasan, Pemaksaan kepada Debitur

2. Diprose agar ada kepastian hukum laporan Resmi Nia’aro lase alias Ama rinto di Polres Nias terkait dugaan perampasan sepeda motor No Polisi BB 4245 TB Supra X 125cc Harus dilidik sidik

3. Copot dan pecat Pimpinan MCF/MAF dipulau Nias dan Oknum pelaku perampasan sepeda motor karena melakukan perbuatan pidana dan memiskinkan masyarakat atau Debitur di pulau Nias

Dari pantauan awak media kegiatan Aksi damai tersebut berjalan dengan baik dan kondusif. (Jernih)

Komentar

News Feed