oleh

DARMAWAN: SEJAHTERAKAN MASYARAKAT LEWAT SEKTOR PARIWISATA, WISATAWAN MINTA PEMERINTAH PERBAIKI JALAN RUSAK

Topikterkini.com Selong Lombok Timur NTB— Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Desa Perigi Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur untuk meningkatkan Ke-sejahteraan ekonomi masyarakat, selain dari sektor pertanian juga melalui Sektor Pariwisata namaun sebagian dari Wisatawan yang berkunjung mengeluhkan kondisi jalan rusak dan badan jalan yang sempit.

Kepala Desa Perigi Darmawan mengatakan Desa Perigi merupakan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai Petani, selain itu Pemerintah Desa setempat tengah berupaya memajukan kesejahteraan hidup masyarakat melalui Sektor Pariwisata.

“Kami sedang berupaya maksimal untuk memajukan kesejahteraan hidup masyarakat melalui Sektor Pariwisata” tegasnya saat di-temui di Lesehan Perigi.

Darmawan menegaskan Desa Perigi memiliki banyak potensi Wisata seperti Wisata Alam Padang Savana Aiq Pait, Wisata Agro yaitu Kebun Buah, Wisata Budaya Bale Laeq Limbungan (Rumah Tradisional Limbungan Red), Wisata Religi, sisa bangunan Benteng sebuah Kerajaan Muslim pada Masa Kerajaan Hindu-Budha.

“Sebelum ada pembatasan pengunjung. Wisatawan banyak yang datang ke tempat kami termasuk ke Bukit Savana Aiq Pait sampai 500 orang per-minggunya” kata Darmawan Sabtu 10 Juli.

Sambung Darmawan dari Empat lokasi Destinasi Wisata yang di-miliki Desa Perigi termasuk sekarang ini dirinya sedang membangun Lesehan sebagai pengelolanya tentu dari kalangan Pemuda Desa setempat, apabila semuanya berjalan dengan baik di-yakini mampu mengangkat perekonomian masyrakat seperti membuka peluang kerja termasuk masyrakat bisa mengembangkan usahanya sendiri.

“Yang tinggal di wilayah Wisata Limbungan jadi pengelolanya, ya masyarakat di sana. Sementara di Bukit Savana dan di Wisata Agro yang kelola juga warga setempat, jadi seperti itu cara kami menatanya supaya adil” tegas Darmawan.

Dikatakannya hanya satu kendala yang sedang dihadapi Pemdes Perigi untuk kemajuan Sektor Pariwisata yaitu kondisi Infrastruktur jalan yang belum memadai, Ia menjelaskan jalan rusak yang di maksud adalah kondisi jalan menuju lokasi Padang Savana Aiq Pait, sepanjang 6 Kilo Meter dan kondisi Jalan Kabupaten dari pintu masuk Desa Perigi menuju lokasi Wisata Bale Laeq (Kampung Limbungan Red) di-nilai badan jalan sangat sempit tidak bisa di-lalui dua kendaraan berlawanan arah.

“Tiap hari Wisatawan yang datang ke tempat kami keluhannya cuma satu, jalan yang rusak supaya di-perbaiki” kata Darmawan mengutip keluhan Wisatawan.

Ia mengatakan kami tidak bisa bekerja sendri tanpa ada campur tangan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Provinsi NTB untuk bersama-sama serius membangun pontensi Pariwisata yang ada di Desa Perigi.

“Semoga Pemerintah Kabupaten dan Provinsi bersama-sama serius membangun pontensi Pariwisata yang ada di Desa kami demi kesejahteraan masyarakat” harapnya.

Sementara itu Muhamad Rizki Wisatawan Warga Kota Mataram mengatakan, Ia sangat menyangkan sikap Pemerintah belum serius pemerhatikan potensi Wisata Desa Perigi, terutama akses jalan rusak menuju Bukti Savana Aiq Pait padahal Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagian besar serapan berasal dari Sektor Pariwisata. Pemerintah selain fokus menangani Wabah Covid-19, bukan berarti Pemerintah lupa memperhatikan sektor Pariwisata hal ini akan menjadi tantangan bagi Pemerintah itu sendiri.

“Kalau Pariwisatanya maju sudah otomatis daerahnya pun ikut maju, masyarakatnya sejahtera” jelasnya Rizki.

Wisatawan lainya Herman asal Sumbawa yang baru saja turun dari Kampung Limbungan menyampaikan harapannya kepada Pemerintah untuk segera melakukan upaya pelebaran badan jalan di Desa Perigi menuju lokasi Kampung Limbungan alasanya, tempat Bersejarah tersebut akan menjadi Sia-sia kalau tidak di-dukung dengan Infrastruktur yang memadai.

“Badan jalan sempit, kita yang bawa Mobil saat turunan takut terpleset, apalgi ada mobil dari arah berlawanan. Saya yaqin kalau jalanya udh bagus orang pasti ramai datang berkunjung” tutupnya.

Penulis: Febrians

Komentar

News Feed