oleh

Aktivitas PKL Di Mataram Masih Berlaku Hingga 22.00 Wita

Topikterkini.com MATARAM  :  Pembatasan aktivitas para pedagang kaki lima (PKL), warung makan, lapak jajanan atau pun sejenisnya yang berkegiatan di tempat umum di wilayah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, masih berlaku hingga pukul 22.00 Wita.

“Masih sama, seluruh aktivitas masyarakat harus sudah berhenti pukul 22.00 Wita,” kata Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi di Mataram, Selasa.

Ia menyampaikan hal itu menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Mataram sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 28/2021.

Dalam instruksi yang mulai berlaku Selasa (3/8) hingga Senin (9/8) itu mengatur penerapan PPKM Level 4 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Dari instruksi tersebut, pembatasan aktivitas masyarakat hingga pukul 22.00 Wita merujuk pada surat edaran Wali Kota Mataram.

“Yang penting harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar dia.

Kemudian untuk resepsi pernikahan, kegiatan sosial dan budaya, penutupan tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan, juga masih ditiadakan.

Pada sektor kritikal tetap dapat beroperasi 100 persen. Sektor esensial keuangan, komunikasi, internet, media, dan perhotelan non karantina kesehatan maksimal 50 persen bekerja di kantor, sedangkan pada sektor pelayanan publik, maksimal 25 persen.

Sektor esensial seperti keuangan, perbankan, asuransi, pegadaian, dana pensiun dan dana pembiayaan berorientasi pelayanan masyarakat dapat beroperasi maksimal 50 persen staf untuk lokasi pelayanan masyarakat, dan 25 persen untuk pelayanan administrasi perkantoran yang mendukung operasional.

Rumah makan dan kafe skala kecil dapat melayani makan di tempat dengan kapasitas maksimal 25 persen. Restoran dan kafe skala sedang dan besar di lokasi sendiri maupun di dalam mal hanya boleh menerima pesanan bawa pulang.

Liputan  : Saeful.

Komentar

News Feed