oleh

Paroki St. Maria BPB Gunungsitoli Melaksanakan Syukuran & Misa atas ditahbiskannya kedua Pastor (Pst) sebagai IMAM di Keuskupan Sibolga

TOPIKTERKINI-GUNUNGSITOLI-Perwakilan umat Katolik di Santa Maria Bunda Para Bangsa (BPD) melakukan kegiatan Syukuran dan Misa Perdana atas ditahbiskannya Pst. Dedi Padang, Pr. dan Pst. Basten Sani Humendru, Pr. menjadi Imam Baru di Keuskupan Sibolga yang dilaksanakan di Aula Taman Doa Bunda Maria
Jl. Raya Pelud Binaka KM. 6,5, Fodo, Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara pada hari Minggu (05/09/2021)

Asisten DPPI Katolik Paroki Santa Maria Bunda Para Bangsa (BPB) Dalifati Ziliwu, S.Pd.,M.Pd menjelaskan
bahwa kegiatan acara ramah tamah ini sangat terbatas mengingat ketaatan pada Prokes Pandemi Covid-19 itu sebabnya hanya utusan umat saja yang bisa hadir yakni DPPI, para ketua Lingkungan / ketua Stasi se-Paroki st. Maria, pimpinan kelompok kategorial dan utusan para rohaniawan biarawan/ti.

i

Dalifati menjelaskan, Imam baru sama juga dengan Pastor (Pst) tugasnya salah satu yang tidak bisa dilaksanakan oleh umat atau tenaga pastoral lainnya adalah perayaan MISA yang didalamnya Perayaan Sakarmen Ekaristi istilah lain Perjamuan Kudus, terangnya.

Diakon sebelum menjadi Imam atau Pastor wajib ditahbiskan oleh seorang uskup yakni Uskup Mgr, Fransiskus Sinaga sebagai uskup keuskupan Sibolga saat ini. Setelah ditahbiskan maka setiap Imam baru merayakan Misa yang Pertama atau Perdana di paroki asal.

Ditambahkannya, Tradisi digereja Katolik pada Misa Pertama ini dirayakan dan dipestakan sebagai ucapan syukur sudah ada yg jadi Imam Baru.

Hari ini diparoki St.Maria BPB Gunungsitoli baru ada yang menjadi Imam yaitu Pst.Basten Humendu, Pr. Sehingga umat Paroki St.Maria bergembira menyambut Imam baru dan yang baru Pertama dari Paroki St. maria BPB Gunungsitoli.

Kedua Pastor ini melaksanakan Misa di St. Maria karena
Keduanya berasal dari Paroki ini. Pastor Basten Sebelum jadi IMAM melaksanakan masa Diakon di Paroki St.Maria kurang lebih 1 tahun, maksudnya Karena sebelum ditahbiskan jadi IMAM wajib menjalankan tugas sebagai Diakon terlebih dahulu dan kebetulan di Paroki St.Maria inilah pastor melaksakan tugas Diakon maka wajar bila misa pertamanya dirayakan di Paroki St.Maria hari ini.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Dalifati Ziliwu sebagai Asisten DPPI Paroki St. Maria mewakili umat menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat kepada kedua Imam baru telah menetapkan prinsip menjadi Imam semoga setia sampai mati.

Juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada keluarga Imam baru telah menghantar anaknya menjadi Imam dan menjadi milik semua umat di Keuskupan Sibolga.

Khusus kepada Pastor Basten terimakasi telah menjadi yang Pertama jadi Imam dari Paroki kita seraya menghimbau agar akan ada yang kedua dan Imam berikutnya, Pungkasnya.

“kami umat siap mendukung dalam doa dan dalam kegiatan pelayanan Pastoral Imam baru, berharap agar Imam kami tetap setia dan semangat menjadi Imam yang Profesional dan Imam semua umat tanpa membedakan kapasitas umat”

Dalam kegiatan Syukuran dan Misa ini semua yang hadir tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan ketat, turut hadir pengurus dan anggota DPPI, para ketua Lingkungan / ketua Stasi se-Paroki st. Maria, pimpinan kelompok kategorial dan utusan para rohaniawan biarawan/ti. (Junhar)

Komentar

News Feed