oleh

Kekerasan Anak Di Gowa, Ayah Digiring ke RSJ, Paman Dan Kakek Jadi Tersangka

TOPIKterkini.com–Makassar: Perkembangan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi Rabu (01/09) siang, di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang Kec. Tinggi Moncong Kab. Gowa, oleh Polda Sulsel telah ditetapkan Kakek dan Paman Korban sebagai tersangka, sedangkan ayah kandung korban digiring ke Rumah sakit jiwa (RSJ) Dadi Makassar untuk dilakukan observasi

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E.Zulpan di Mapolda Sulsel, Minggu 5/9/2021. Hal perkembangan penanganan kasus Aksi kekerasan terhadap Asmika Putri (6), oleh kedua orang tuanya dan kerabat terdekatnya.

E.Zulpan menerangkan , bahwa kedua terduga pelaku yaitu Orang tua korban telah diobservasi ke RSJ Dadi Makassar untuk memeriksa kejiwaan pada Jumat 03 September 2021.

“Yang jelas updatenya hari ini. Orang tua korban telah diobservasi ke RSJ Dadi Makassar untuk memeriksa kejiwaan , hasil masih ditunggu , sedangkan kakek dan Paman korban telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Gowa. terang E Zulpan. Sekarang masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari RSJ Dadi ,”tambahnya.

Zulpan juga menjelaskan, hari Sabtu 4 September 2021, dua terduga pelaku lainnya diantaranya kakek dan Paman korban telah ditetapkan sebagai tersangka pasca gelar perkara dan dilakukan penahanan di Mapolres Gowa.

Korban Asmika Putri (6) lanjut Zulpan, masih dirawat di rumah sakit Syekh Yusuf Kab .Gowa .dan mendapat pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Gowa.

“Dan saya juga sampaikan bahwa Korban direncanakan besok akan dilakukan operasi mata bagian kanan ,”terang E. Zulpan.

E.Zulpan juga menerangkan langkah preventif Pihak kepolisian yang akan berkoordinasi dengan MUI dan Kemenag, tokoh agama, tokoh masyarakat serta TNI Polri untuk memberikan penyuluhan agama agar kasus seperti ini tidak terulang lagi.

Diakhir keterangannya, E. Zulpan menjelaskan bahwa terhadap para pelaku akan dipersangkakan Pasal 44 Ayat 2 Undang-Undang No 23 tahun 2004 ttg penghapusan KDRT Jo Pasal 55,56 KUHP atau Pasal 80 (2) Jo Pasal 76 C Undang Undang nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, tandas Kabid Humas Polda Sulsel.

Laporan : Humas Polda Sulsel.
Editor. : Armin

Komentar

News Feed