oleh

Kadis Pertanian Jeneponto Enggan Sebut Jumlah Bantuan Pompa Air Tiga Tahun Terakhir, Ada Apa?

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto, Achmad, S. Tunru saat ditanya awak media terkait jumlah Bantuan Mesin Pompa Air Brigade dan Hibah yang telah disalurkan melalui Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) tiga tahun terakhir, enggan menyebutkan (mentransparansikan) kepada sembarang orang termasuk Wartawan.

“Jumlah bantuan mesin pompa air Brigade dan Hibah yang telah disalurkan Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian tiga tahun terakhir ini datanya ada, jangankan tiga tahun, sepuluh tahun pun ada, tapi saya tidak bisa sebutkan atau menyampaikan kepada sembarang orang, kecuali Inspektorat dan BPK sebagai pemeriksa,” jelasnya, Selasa 21/9/2021.

Kalau ada masyarakat petani yang bertanya, tambah Achmad, silahkan masyarakat petani itu yang datang sendiri.

“Kalau bukan masyarakat petani yang bertanya saya tidak bisa menjawab, kecuali masyatakat petani, kita akan berikan penjelasan. Jadi saya harap, berikan kesempatan kepada saya untuk menjelaskan sendiri langsung ke masyarakat,” tambahnya.

Kadis Pertanian Jeneponto Enggan Sebut Jumlah Bantuan Pompa Air Tiga Tahun Terakhir, Ada Apa?
Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, Hanapi Sewang

Sikap Kadis Pertanian Jeneponto Achmad, S.Tunru yang enggan memberikan transparansi data bantuan pompa air brigade dan hibah yang telah disalurkan melalui Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) tersebut, sangat disayangkan oleh Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, Hanapi Sewang.

Padahal, menurut Ketua Komisi II DPRD Jeneponto tersebut, siapa pun yang bertanya itu harus dijawab.

“Siapa pun yang bertanya data harus dijawab, itulah namanya transparansi, kita kan menganut pemerintahan yang baik, variabelnya adalah transparansi,” jelas Hanapi sewang melalui sambungan selulernya.

Perlu diketahui, bahwa sebelumnya, Achmad Tunru telah berjanji kepada awak media akan memberikan transparansi data tiga tahun terakhir. Namun saat itu, Achmad Tunru minta waktu untuk menanyakan kepada Kepala Bidangnya, karena menurutnya ia tidak tahu pasti berapa jumlahnya.

“Kapasitas saya memang Kadis, tapi kalau angka itu saya tidak tahu pasti berapa jumlahnya, jadi saya tanya dulu Kepala Bidangnya, karena dia yang tahu betul,” kata Achmad Tunru ketika itu.

Laporan: Nasir Erank/Redaksi

Komentar

News Feed