oleh

KABUPATEN TOLITOLI RAIH PREDIKAT TERCEPAT DAN TERBAIK DALAM PENYALURAN BLT

Topikterkini.com.Tolitoli –Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan, senin siang (27/9) menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Dr. Irfa Ampri bersama Kepala Bea Cukai Pantoloan Alimudin Lisauw, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tolitoli Paulus Nuwa dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tolitoli Heri Widiyanto di ruang kerja Bupati Tolitoli.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tolitoli didampingi Sekretaris Daerah Moh. Asrul Bantilan, S.Sos, Asisten Sekda bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Muh. Nur Munawar serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tolitoli Arham A. Jacub, SH.

Maksud kunjungan Kakanwil KPN ini untuk melakukan koordinasi penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Dana Desa (DD), Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan Ultra Mikro (Umi) di Kabupaten Tolitoli sekaligus mengevaluasi hasil capaian yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Tolitoli.

Dr. Irfa Ampri menyampaikan bahwa dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Tolitoli pada Tahun Anggaran 2021 ini mencapai 429,46 milyar rupiah dan sudah terealisasi sebesar 71 % hingga akhir September ini. Sedangkan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) hingga tanggal 23 September 2021 telah mencapai 632,81 milyar rupiah atau 68,23 % dari pagu sebesar 927,48 milyar rupiah.

Uraian TKDD dimaksud terdiri dari belanja hibah, dana bagi hasil, transfer Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus Fisik, dana Insentif Daerah, DAK Non Fisik dan Dana Desa.
Untuk pengelolaan dana desa, khususnya dalam hal pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat, Kabupaten Tolitoli meraih predikat sebagai daerah tercepat di seluruh Indonesia dalam kinerja penyaluran BLT Dana Desa dan meraih predikat terbaik pertama se Provinsi Sulawesi Tengah. Atas prestasi itu, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI memberikan penghargaan berupa piagam yang diserahkan oleh Kakanwil DJPb Dr. Ifra Ampri dan diterima oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Moh. Besar Bantilan, selain menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan juga menjelaskan bahwa perbaikan ekonomi di Kabupaten Tolitoli akan terus dilakukan sembari menangani pengendalian Covid-19 diantaranya penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah dilakukan dalam 4 tahap serta percepatan vaksinasi. Menurut Wakil Bupati, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tolitoli masih sangat tergantung dengan peran serta masyarakat dalam meningkatkan efektivitas penanganan pandemi Covid-19. Olehnya itu Pemerintah Daerah memperkuat pengendalian Covid-19 untuk mencegah dan menanganinya lebih baik. “Kita berharap, Covid-19 akan segera berakhir dan perekonomian kita akan kembali membaik” kata Wabup.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Pantoloan Alimudin Lisauw menyampaikan pihaknya akan memediasi dan memfasilitasi eksport komoditi dari Kabupaten Tolitoli langsung ke negara tujuan tanpa melalui pelabuhan transit Palu atau Surabaya seperti yang selama ini dilakukan. Bila hal itu dapat dilakukan, maka harga yang tinggi akan didapatkan oleh setiap pelaku usaha yang mengekspor komoditinya.

Atas masukan Kepala Bea Cuka Pantoloan itu, Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan akan segera mengambil langkah tindak lanjut untuk memanfaatkan peluang usaha ini. Pemda melalui Dinas teknis akan berupaya menyiapkan proses administrasi sekaligus komoditi yang berkualitas untuk diekspor.

Laporan: Andi Iswana

Komentar

News Feed