oleh

Yuk..!! Intip Kemegahan Vanue Dayung PON XX Papua

TOPIKTERKINI.COM – PAPUA: Kementrian pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat telah merampungkan arena olahraga dayung untuk mendukung pelaksanaan pekan olahraga Nasional (PON XX 2021) Papua

Menteri PUPR Basuki Hadimulyono mengatakan penyelesaian pembangunan vanue olahraga PON XX dilaksanakan dengan cermat,mulai dari tahap desain , pembangunan dan pengawasannya dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan yang melibatkan pengawasan dari komite keselamatan konstruksi (Komite K2).

Diharapkan terselesaikannya vanue PON tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan warga Papua saja,tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.Hali diharapkan dapat mendorong para anak muda , khususnya atlet atlet Papua lebih semangat dan berprestasi menjadi juara,baik dikancah Nasional dan internasional.”kata menteri Basuki Hadimulyono yang juga selaku ketua umum pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI).senin (27/9/2021).

Arena dayung dibangun tidak jauh dari jembatan Merah Youtefa yang membentang diatas teluk Sebelum pelaksanaan PON ,Venue dayung Papua telah dilakukan tes even dan dipastikan bahw infrastruktur yang dibangun siap digunakan untuk PON.

Pembangunan Venue dayung diawali dengan pembangunan pengaman pantai berupa reklamasi seluas 19.771m2 oleh Balai Wilayah sungai ( BWS ) Papua.Ditjen Sumber daya Air, selanjutnya diarea Reklamasi dibangun oleh Balal Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Papua berupa gedung Perahu seluas 1.867m2 dan menara finish 62,38 m2 .

Venue ini memiliki lintasan 2.200 m dan lebar 81 m (9 lintasan) dengan total lintasan 1,7 hektare.selain itu, juga dilengkapi 8 unit penanda jarak,8 unit panjang penahan,2 unit obstacle canoe slalom,menara star seluas 14 m2,menara start seluas 14 m2, unit menara pelurus seluas 9 m2,dan menara pantau sebanyak 5 unit seluas 9 m2.

Pelaksana pembangunan Venue dayung dilaksanakan oleh kontraktor PT NINDYA KARYA (Persero) dengan masa pelaksanaan Februari 2020 hingga Agustus 2021.

Laporan: M. Nasir Ibrahim

Komentar

News Feed