oleh

PT. Tiran Diduga Serobot Lahan IUP Milik PT. Cipta Djaya Surya

TOPIKTERKINI.COM – KONAWE UTARA | Pemilik Izin Usaha Pertambangan ( IUP ) PT. Cipta Djaya Surya merasa dirugikan atas penyerobotan lahan yang diduga dilakukan PT. Tiran diatas lahan konsesi miliknya.

Diketahui bahwa PT. CDS lebih dahulu mengantongi dokumen IUP diatas wilayah administrasi Desa Molore Kecamatan Langgikima Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.

Hal tersebut di benarkan oleh humas PT. CDS Ashari, S.Sos, ia sangat menyesalkan langkah penyerobotan lahan konsensi IUP milik PT. CDS yang diduga dilakukan PT. Tiran.

PT. Tiran Diduga Serobot Lahan IUP Milik PT. Cipta Djaya Surya
Foto: Ashari, S.Sos saat berdiskusi bersama Operator Excavator

Ashari Saat melakukan penelusuran dilokasi terbukti memergoki empat unit alat berat yang diduga milik PT. Tiran yang tengah beroperasi melakukan aktivitas peķerjaan di atas lahan IUP Milik PT. CDS, Sabtu ( 02/10/2021 ).

” Kami juga sebenarnya heran, dan belum memgetahui dasar mereka masuk diwilayah IUP konsesi milik PT.CDS apa, dan sebenarnya itu sudah berjalan sejak tiga bulan lalu, kami pun telah beberapa kali menyampaikan kepada pihak mereka tetapi sepertinya tidak diperdulikan” Ucap Ashari, S.Sos.

Lebih lanjut ia sampaikan ” yang jelas kami tidak menutup mata silahkan bekerja, di atas wilayah konsesi IUP milik PT. CDS itu kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berinvestasi tetapi perlu diketahui bahwa pamitlah kepada pemilik IUP dalam hal ini PT. CDS ”

Lebih jelas ashari mengungkapkan bahwa sejauh ini pihaknya belum mengetahui, ada hal apa PT. Tiran melakukan aktivitas pekerjaan di atas lahan konsesi IUP milik PT. CDS sebab pihaknya belum memiliki Surat Perintah Kerja ( SPK ) antara PT. Tiran da PT. CDS.

” Sejauh ini perusahaan yang masuk bekerja dilokasi kami atas nama PT. Tiran Indonesia kami tidak tau legalitasnya sama sekali, kami tidak memiliki SPK, kami juga menilai bahwa ini adalah bentuk penyerobotan lahan IUP ” tutupnya.

Adi salah satu operator excavator PT.CMA yang diduga perusahaan kontraktor PT. Tiran sempat memberikan komentar saat diwawancarai juga membenarkan adanya perintah dari pihak PT.Tiran untuk bekerja diatas lahan tersebut.

Ditempat terpisah salah satu tokoh pemuda Desa Molore bernama Irham turut memberikan komentar positif terkait aktivitas pekerjaan PT. Tiran di atas wilayah administrasi Desa Molore Utama.

” Sejauh ini ini kami belum mengetahui pasti apa maksud dan tujuan dari PT. Tiran melakukan aktivitas pekerjaan di dalam wilayah administrasi Desa Molore Utama, entah akan melakukan aktivitas pertambangan atau mendirikan pabrik smelter, yang pastinya kami sangat mendukung, tetapi sebelum itu dilaksanakan tetapi tetap prosedural, ada baiknya bersilaturahmi terlebih dahulu dengan masyarakat salah satunya yaitu melakukan langkah sosialisasi Analisi Mengenai Dampak Lingkungan ( Amdal ), dan PT. Tiran hari ini tidak melakukan itu ” tutupnya

Laporan : Endran Lahuku

Komentar

News Feed