oleh

P3MI Gelar Pasar Malam Modern, Pedagang Wajib Kantongi Sertifikat Vaksin

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Perkumpulan Pedagang Pasar Malam Indonesia (P3MI) bekerjasama Pengelola pasar wisata Bantaeng akan menggelar Pasar malam modern di ‘Lapangan Hitam’ dengan menerapkan protokol kesehatan (Protkes) secara ketat. Hal ini disampaikan ketua DPD P3MI Muh. Yasin, dihadapan pewarta pada konferensi Pers di salah satu Kafe, dibilangan pusat pertokoan Kelurahan Tappanjeng Jalan Kemiri Senin 11/10/2021.

Pasar malam yang rencana digelar selama 34 hari ini akan dimulai pada hari sabtu 16 oktober hingga 20 November 2021 dalam rangka memperingati hari TNI ke 76 dan Hari Sumpah pemuda.

“Kami berupaya membangkitkan kembali roda perekonomian didaerah ini, dengan menghadirkan Pasar malam modern namun tetap mematuhi protokol kesehatan” Kata Yasin.

Selain membangkitkan kembali roda perekonomian masyarakat, kegiatan yang rencana dimulai pada tanggal 16 Oktober sampai 20 November 2021, juga menyajikan berbagai hiburan dengan mengadirkan 12 jenis wahana diantaranya Rumah hantu, kincir-kincir, tong edan, mandi bola dan lain sebagainya. “Saya sebagai putra daerah tentunya berkeinginan menjadikan penyelengaraan Pasar malam ini yang terbaik dan terlengkap” akunya, wahana yang kami datangkan hampir mirip dengan wahana yang ada di trans studio, tambah Yasin.

Sebagai upaya membantu pemerintah, masih kata Yasin. Syarat utama pendaftaran untuk memdapatkan tempat berdagang (Lapak) selain kewajiban kontribusi biaya lampu penerangan dan kebersihan sebanyak Rp. 800.000 (delapan ratus ribu rupiah), masyarakat pedagang diwajibkan mengantongi sertifikat vaksin KTP sedangkan bagi pengunjung diwajibkan menggunakan masker, larangan berkumpul (mengatur kepadatan pengunjung) di pintu masuk panitia juga menyiapkan gerai vaksinasi.

Konferensi pers itu, juga dihadiri kepala kecamatan Bantaeng Andi Rigaz Panawang, Lurah Tappanjeng Sair Jumaing yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas kelurahan Tappanjeng.

Karaeng Panawang Sapaan akrab Camat Bantaeng, mengapresiasi kegiatam pasar malam, pasalnya selain mengangkat kembali perekonomian masyarakat kegiatan ini sekaligus membantu program pemerintah dengan memberi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi.

“Tidak ada alasan bagi kami dikecamatan untuk menolak kegiatan ini karena penyelenggara telah mengantongi rekomendasi dari Gugus tugas penanganan covid kabupaten Bantaeng” kata Rigaz.

Dia juga menyebut bahwa kegiatan ini selain upaya geliatkan perekonomian juga membantu pemerintah mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi. “Sekali melangkah dua tiga pulau terlampaui” tutur mantan camat Pa’jukukang ini.

Ditempat yang sama Lurah Tappanjeng Sair Jumaing menyebut giat pasar malam modern yang dilaksanakan P3MI sebagai ajang uji coba pasar malam untuk kegiatan pasar malam yang sempat terhenti selama masa pandemi ini.

“Pasar malam modern yang dilaksanakan P3MI ini sebagai ajang uji coba kegiatan pasar malam yang kita laksanakan setiap sabtu malam, sempat terhenti akibat pandemi” tandas Sair.

Laporan : Armin

Komentar

News Feed