oleh

Gegara Rokok, ODGJ di Bantaeng Mengamuk, Tiga Tewas Satu Luka Serius

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Tragedi berdarah satu keluarga, kembali gegerkan warga Kecamatan Tompobulu, Kelurahan Ereng-ereng Selasa 26/10/2021.

Lurah Ereng-ereng yang ditemui di TKP mengatakan bahwa Tragedi yang menimpa keluarga Baddu bin Tunrung (70) dan istrinya Kadi Binti Bonro (65) serta anak perempuannya Saliha Binti Baddu tewas di TKP sedangkan Uni Binti Baddu (23) menderita luka serius.

“tiga dari empat warga kami tewas dalam peristiwa tersebut. Korban tewas, masing-masing, Baddu bin Tunrung (70), Kadi binti Bonro (65), Saliha binti Baddu (38). Sementara Uni binti Baddu (23) mengalami juga menderita luka dan sementara menjalani perawatan intensif” jelas Kaimuddin,

Dia juga mengungkapkan bahwa pelaku bernama Ak (35) adalah anak kandung dari Pasutri Baddu – Kadi. “Pelaku adalah putranya. Jadi Ak ini membunuh kedua orang tuanya, satu kakak perempuannya dan melukai satu adik perempuannya”, ungkapnya.

Uni, adik kandung pelaku, menceritakan, kakaknya tiba-tiba mengamuk dengan menggunakan senjata tajam. “Dia menyerang membabi buta yang mengakibatkan kedua orang tua dan kakak saya tewas”, kata Uni dengan derai air mata.

Dia juga mengaku, tidak mengetahui siapa yang duluan diserang. “Saya tidak ingat persis siapa yang diserang terlebih dahulu”, ujarnya.

Dituturkan Uni, bahwa kakaknya mengamuk karena, orang yang disuruh membeli rokok terlambat. “Kakak saya minta dibelikan rokok dan langsung dituruti. Namun dia nampak kesal karena yang membeli rokok terlambat kembali ke rumah”, tuturnya.

Camat Tompobulu, Andi Basruddin, mengatakan, pihaknya mendapat laporan tak lama setelah kejadian. Dia langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk mengendalikan situasi di TKP.
Pasalnya, pelaku menjadi bulan-bulanan setelah melakukan aksi sadisnya. “Kami langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan”, katanya.
Ditambahkan Lurah, terduga pelaku adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Kata dia, pelaku sudah 10 tahun menyandang ODGJ. “Menurut informasi yang masuk di kelurahan, Ak sudah 10 tahun menjadi ODGJ”, tambahnya.

Kasubdi PTM Seksi Humas Polres Bantaeng, IPTU Agus Purnama, membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, tiga korban tewas dan satu terluka masih satu ikatan keluarga pelaku.
Kejadiannya, kata dia, sekira pukul 07.00 wita, pelaku tiba-tiba mengamuk dan menyerang membabi buta menggunakan sebilah badik. Kini, pelaku bersama barang sudah diamankan untuk proses selanjutnya. “Pelaku diamankan sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan”, ucapnya.

Dikatakan pula, bahwa informasi yang diterima pihak kepolisian, pelaku adalah ODGJ. “Informasi tentang pelaku, ada riwayat sebagai ODGJ”, pungkasnya.
Sayangnya, Humas Polres tidak mengetahui secara rinci luka dan kondisi luka yang diderita korban, tandasnya.

Laporan : Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed