oleh

Bau Busuk Menyengat, Ternyata Jasat Arifin di Dalam Rumah

Topikterkini.com.Lombok Timur— Bau busuk menyengat membuat tetangga dan warga sekitar tidak nyaman, ternyata tercium di rumah Arifin, sehingga tetangga nya langsung masuk dan kaget melihat keadaan arifin yang terbaling di dalam rumahnya sudah di penuhi lalat.

Sebelum nya arifin tidak ada kabar dan tidak pernah kelihatan sejak hari Jumat yang lalu.

Sekitar pukul 09:30 wita tetangganya mencium bau busuk di dalam rumah arifin, tetangganya Lang masuk kedalam rumahnya.

Setelah masuk kedalam rumah nya tetangganya pun langsung kaget melihat kondisi arifin di temukan terbaling dan sudah tidak bernyawa.

Tetangganya langsung memberitahukan warga sekitar untuk menghubungi pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur Melalui Kanit Reskrim Polsek Labuan Haji AIPDA I Wayan Sudiarta menjelaskan, Adanya informasi dari warga sekitar kamipun langsung mendatangi TKP, Ujar, Kanit Reskrim yang biasa di sapa dengan Pak Wayan,Senin,01/11/2021.

“Sehingga saya langsung menghubungi Tim Identifikasi Polres Lotim bahwa adanya informasi di temukan mayat yang berjenis kelamin laki – laki, namun pada saat kami ke TKP tidak ditemukan bekas luka atau pukulan benda tajam maupun benda tumpul,” Cetusnya.

” Jasat Arifin ditemukan sudah keadan tidak bernyawa,” Ucap, Pak Wayan.

“Mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki umur sekitar 60 tahun atas nama Bapak Is Alias Arifin, alamat di Kelurahan Dasan Bantek Kecamatan Labuan Haji,” Jelas, Pak Wayan.

“Menurut informasi dari warga sekitar Arifin mempunyai riwayat penyakit. Arfin hidup sebatang kara dan istrinya sudah lama meninggal Duani,” Kata, Pak Wayan.

” Di perkirakan mayat tersebut sudah 4 hari, sehingga mengeluarkan bau busuk yang menyengat ,” Bebernya.

“Kita sudah berkoordinasi dengan keluarga nya untuk langsung di makamkan karena keadaan nya sudah tidak memungkinkan untuk di mandikan,” Tutupnya.

Liputan: RiL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed