oleh

Bupati Buol Pimpin Raker Bersama Pimpinan OPD Bahas Evaluasi RPJMD dan Kasus Seleksi CASN

Topikterkini.com.Buol – Bupati Buol dr. H. Amirudin Rauf, Sp.Og, M.Si memimpin rapat kerja pelaksanaan tugas pemerintahan bersama seluruh pimpinan OPD di lingkup pemerintah Kab. Buol bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Buol, Senin (8/11/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Buol, Sekretaris Daerah, dan seluruh Pimpinan OPD, Kabag serta Camat.

Beberapa poin penting arahan Bupati Buol diantaranya :

Pemahaman Program, Kebijakan dan Target RPJMD

Bupati Buol dalam Penyampaianya menyatakan bahwa setiap pimpinan OPD wajib memahami secara utuh setiap program dan kebijakan, juga memahami target RPJMD.

“Jangan saat di tanya masyarakat, menyatakan tidak tau. Tugas dan amanah yang kalian emban adalah, pertanggung jawaban pada rakyat” tegas Bupati.

Perbedaan “Mengetahui” dan “Memahami”

Bupati Buol menegaskan, bahwa jika soal mengetahui, mungkin masih bisa di maklumi, tetapi jika tidak memahami itu adalah problem.

“Jika yang tidak di ketahui adalah angka-angka, itu adalah hafalan. Tetapi jika yang tidak di pahami adalah program, maka apa tanggung jawab sebagai pemangku kebijakan (kepala OPD)?” Ujar bupati.

Pentingnya Evaluasi Program

Bupati Amirudin menegaskan bahwa setiap pimpinan OPD, harus memiliki pemahaman dalam mengevaluasi programnya.

Menurutnya evaluasi menjadi penting untuk mengetahui, apa yang harus di lakukan kedepan. Evaluasi juga menjadi penting dalam memaksimalkan program untuk kepentingan hajat hidup rakyat.

Dia memastikan evaluasi program bertujuan agar setiap kebijakan telah linear dengan target RPJMD dan visi-misi atau belum. Oleh sebab itu, pemahaman setiap kepala OPD menjadi sangat penting.

Lebih lanjut Bupati menambahkan terkait kasus seleksi CASN saat ini telah di serahkan buktinya oleh kepala BKN, merekomendasikan untuk kepala daerah memberikan sanksi.

“Sebagai kepala daerah yang selama 9 Tahun menjaga integritas dan kredibilitas, saya sangat menyayangkan hal ini terjadi,”keluhnya.

“setelah penonaktifan sementara, maka sejak hari ini saya resmi membebas tugaskan Jabatan yang bersangkutan sebagai Kepala BKPSDM. Ini adalah kesalahan yang tidak bisa di tolerir?” tegas Bupati lagi.

” kita berdoa bersama semoga kita semua masih tetap diberikan kesehatan dan lindungan Allah swt, untuk tetap bertugas melayani masyarakat”. Pungkasnya.

Sumber: Prokopim Buol
Laporan: Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed