oleh

Tiga Tersangka Dugaan Kasus Korupsi DAK 2019 Disdikbud Jeneponto Diseret Kejeruji Besi

Topikterkini.com-Jeneponto: Kejaksaan Negeri Jeneponto tahan tiga tersangka dugaan kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Rehab Sekolah tahun anggaran 2019 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, Jumat (12/11/2021).

Dari hasil pantauan, setelah dilakukan pemeriksaan selama beberapa jam, tersangka keluar dari ruangan penyidikan dengan mengenakan baju rompi warna pin dan langsung di bawa ke Rutan Kelas II B Jeneponto.

Ketiga tersangka tersebut masing-masing berinisial J selaku PPTK (mantan Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto), D selaku Fasilitator dan R selaku rekanan.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Jeneponto, Ilma Ardi Riyadi, SH, MH saat dikonfirmasi awak media membenarkan pihaknya resmi menetapkan ketiga orang tersebut sebagai tersangka dugaan kasus tindak pidana korupsi proyek rehabilitasi sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019, dengan anggaran sebesar Rp.39 Miliar.

“Jadi sementara ini ada tiga tersangka, J selaku PPTK, D selaku Fasilitator dan R selaku Rekanan,” ungkap Ilma Ardi Riyadi, SH, MH.

Ketiga tersangka tersebut kata Ardi, bukan ditersangkakan soal kerugian negaranya, tetapi dijerat pasal 11 dan 12 terkait gratifikasi.

“Jadi yang di sangkakan disini adalah pasal 11 dan pasal 12 terkait gratifikasi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” jelas Ardi.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Nur Alam Basir tambah Ardi, dipanggil hanya sebatas saksi.

“Jadi Kami memeriksa beberapa saksi termasuk Kadis Pendidikan,” tambahnya.

Laporan: Usman S
Editor : Nasir Erank

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed