oleh

Akibat Banjir di Lombok Barat, 4 Orang Meninggal, 1 Orang Belum di Temukan

Topikterkini.com LOMBOK BARAT : Banjir yang melanda Tiga Kecamatan di Kabupaten Lombok Barat yakni Kecamatan Gunungsari, Kecamatan Sekotong dan Kecamatan Batu Layar. Mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, satu orang dalam proses pencarian petugas karena terbawa arus air.

Kepala Pelaksana BPBD Lombok Barat, Mahnan membenarkan ada korban jiwa disebabkan banjir akibat intensitas hujan tinggi sejak Minggu malam.

“Ada 4 korban meninggal Dunia, di Batu Layar. Satu orang masih di cari petugas,” ungkapnya Senin 6 Desember 2021.

Ia mengaku sudah turun meninjau lokasi banjir bersama Bupati, sekaligus berkunjung ke Rumah Duka, sebagai bentuk bela seungkawa.

Mahnan belum bisa memberikan data berapa kerugian dan rumah warga yang rusak akibat banjir tersebut, karena tim BPBD Lobar masih melakukan pendataan.

Data sementara yang dihimpun media dari BPBD Provinsi NTB, banjir terjadi di BTN Bhayangkara Residence Ranjok, Gunung Sari Lombok Barat, ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Terlihat sejumlah warga naik ke atas atap. Selain itu mereka juga memita pertolongan evakuasi.

Sementara di Desa Lembah Sari Kecamatan Batu Layar Jembatan penghubung – Kekait putus sekitar 7 rumah warga Kekait hanyut terbawa arus Sungai yang meluap. Banjir juga merendam ratusan rumah warga di Batu Layar.

Laporan banjir juga disampaikan warga di Rembige, Tanjung Karang dan sejumlah titik di Kota Mataram. Data Dusun yang terdampak seperti di Lombok Barat, di Dusun Kekait -+45 Kepala Keluarga, Dusun Wadon -+12 Kepala Keluarga, BTN Bhayangkara -+200 Kepala Keluarga, Guntur Macan -+ 7 Kepala Keluarga, BTN Pondok Sesela -+ 125 Kepala Keluarga, dan di Taman Sari -+ 15 Kepala Keluarga.

Begitu halnya Kantor KPID Provinsi NTB di Jalan Majapahit Mataram, tergenang lantaran aliran saluran air di depan tidak jalan. “Kami Ndk bisa ngapa-ngapian, Ndak bisa nyalakan komputer karena listrik semua konslet..komputer ndk berani dinyalakan. Lagi sedikit tenggelam sudah,” ungkap Ketua KPID NTB, Ajeng Rosalinda Motimori, Senin 6 Desember 2021.

Ajeng menambahkan, saluran depan kantor tidak jalan, malah airnya tidak akan surut.

Sementara itu, Kantor SAR Mataram, BPBD serta aparat kepolisian dan TNI telah bergerak membantu warga yang terjebak banjir untuk di evakuasi.

Humas SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda mengatakan, ada empat tim yang diturunkan dilengkapi peralatan, kendaraan operasional, perahu karet dn mopel, life jacket, ring buoy, dan peralatan air, keselamatan serta peralatan evakuasi lainnya. “Satu tim terdiri dari lima orang,” tuturnya.

Kabid Kedaruratan BPBD NTB, Gani menegaskan, sedang berkoordinasi dengan tim terkait penanganan dan evaluasi korban banjir. “Saat ini TRC- BPBD sedang melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Dusun Setempat serta mengevakuasi warga. Adapun kebutuhan mendesak yakni Sembako,” katanya.

Ia menambahkan, Rumah warga tergenang sampai ke kamar tidur, rencana tindaklanjut seperti evakuasi warga yang terdampak ke tempat pengungsian sementara

“Air masih menggenangi rumah warga,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Sementara data fasilitas umum, fasilitas kesehatan yang rusak akibat bencana itu belum di data,” tegasnya.

Sementara BMKG memprediksi hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi hingga sore hari ini di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, sebagian Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Warga dihimbau agar lebih waspada terjadinya longsor dan meluapnya air sungai serta banjir bandang imbuhnya.

Tim Liputan : Saeful.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed